Yamaha

Dekati Lebaran, Gangguan Kamtibmas Naik 7,06%

  Rabu, 13 Mei 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi aksi kriminalitas. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, mengakui adanya kenaikan pada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga 7,06% jelang Lebaran. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap tindakan kejahatan di jalanan.

"Minggu ke 18 dan ke 19 terjadi kenaikan gangguan kamtibmas sebanyak 7,06%. Saat ini terjadi peningkatan kejahatan jalanan seperti jual beli narkoba, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, curanmor, penggelapan serta kasus hoaks," kata Ramadan saat virtual konferensi pers melalui akun Youtube, Selasa (12/5/2020).

Kemudian, ia menjelaskan lebih lanjut terkait jumlah kamtibmas pada minggu ke 18 sebanyak 3.244 dan meningkat sebanyak 3.473 kasus pada pekan ke-19. 

AYO BACA : Jalan Roa Malaka di Tambora Terkenal Rawan Aksi Kriminal

"Jadi, saat ini mengalami kenaikan 299 kasus," kata dia.

Ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap tindakan kejahatan di jalanan. Lalu, tetap mematuhi aturan PSBB untuk tinggal di rumah dan jika harus bepergian menggunakan kendaraan pribadi pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman.

"Masyarakat harus perhatikan lingkungan sekitar dan menjaga keamanan bersama dengan melaporkan segera ke kepolisian terdekat jika menemukan sesuatu yang mencurigakan atau mengancam kamtibmas," kata dia.

AYO BACA : Angka Kriminalitas Jalanan Naik Selama Dua Pekan

Sebelumnya diketahui, Mabes Polri mengaku selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat wabah virus Covid 19 tingkat gangguan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) menurun tetapi untuk kejahatan jalanan meningkat. Sehingga pihaknya akan meningkatkan keamanan di seluruh daerah.

"Kami minta masyarakat dan petugas keamanan bekerja sama untuk menjaga keamanan. Kami juga sudah kerahkan petugas keamanan ke seluruh daerah artinya hampir di setiap perumahan dan kawasan ada yang jaga di sana. Sehingga masyarakat merasa aman," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat virtual konferensi pers di BNPB melalui akun Youtube, Rabu (6/5/2020).

Argo melanjutkan, kamtibmas pada April memang turun 19,90% dibanding Maret. Tapi, catatan ini tidak menurunkan angka kejahatan jalanan. 

"Ada catatan kenaikan angka kejahatan jalanan seperti jambret, rampok dan curanmor," ujarnya.

AYO BACA : Wabah Corona Bikin Angka Kejahatan Turun 11%

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar