Yamaha

29.600 Lembar Uang yang Disita Polres Tasikmalaya Dipastikan Palsu

  Kamis, 14 Mei 2020   Budi Cahyono
Polisi menunjukan barang bukti uang palsu saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran uang palsu di Polres Tasikmalaya, Rabu, (13/5). Dalam kasus itu, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 29.600 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu. (Foto: Bayu Adji P. / Republika)

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM – Polres Tasikmalaya berhasil membekuk empat pelaku pembawa puluhan ribu lembar uang palsu saat Operasi Ketupat Lodaya dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mereka tertangkap di pos cek poin Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan pemeriksaan, keempat pelaku yang berinisial MD (47) warga Kemayoran Jakarta Barat, NF (41) warga Tamansari Jakarta Barat, MS (40) warga Cianjur dan JU (40) warga Tangerang Selatan itu bukan pencetak atau pengedar uang palsu. Barang bukti yang berhasil disita sebanyak 29.600 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya memastikan barang bukti 29.600 lembar uang pecahan Rp 100 ribu yang disita dari empat tersangka oleh Polres Tasikmalaya merupakan uang palsu. Hal itu didasari analisis yang dilakukan petugas BI setelah berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya Heru Saptaji mengatakan, pihaknya sudah melakukan uji analisis keaslian barang bukti (BB) yang diamankan polisi. Hasilnya, puluhan ribu lembar uang pecahan Rp100 ribu itu dinyatakan palsu.

AYO BACA : Bawa Uang Palsu Rp2,9 Miliar, Empat Warga Ditangkap Polres Tasikmalaya

"Memang, BB ini adalah uang palsu," kata dia, Rabu (13/5/2020).

Menurut dia, uang itu dinyatakan palsu terlihat dari kualitas hasil cetaknya yang tidak sesuai standar pencetakan uang. Selain itu, tak ada cetak timbul di lembaran uang tersebut.

"Kita lihat juga kertasnya seperti kertas biasa," kata Heru.

AYO BACA : Cetak Upal, 2 Orang Dibekuk di Tangerang

Sebelumnya, petugas di pos penyekatan Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, memberhentikan mobil Toyota Kijang berplar nomor F 1763 AQ pada Senin (11/5) sekira pukul 18.00 WIB. Ketika polisi memeriksa kendaraan yang ditumpangi oleh lelaki berinisial MD dan MS itu, ditemukan uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 29.600 lembar.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi juga menangkap lelaki berinisial NF dan JU, yang juga terlibat dalam menyimpan dan membawa uang palsu tersebut.

Empat orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran uang palsu. Saat ini, tersangka harus mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya.

Heru mengapresiasi jajaran Polres Tasikmalaya yang berhasil mengidentifikasi sejak dini dan meminimalisir peredaran uang palsu.

"Kita prihatin, di tengah masa pandemi saat ini masih ada orang yang mencari keuntungan dari uang palsu," kata dia.

AYO BACA : Polres Jakut Bekuk Komplotan Pemalsu Dolar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar