Yamaha

Pelanggar PSBB di Bekasi Bisa Didenda Rp50 Juta

  Kamis, 14 Mei 2020   Firda Puri Agustine
Sebagai ilustrasi, pelanggar PSBB di DKI Jakarta dikenakan sanksi tertulis. (republika.co.id)

BEKASI, AYOJAKARTA.COM -  Pemerintah Kota Bekasi memberlakukan sanksi yang lebih tegas bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan, jenis sanksi tersebut beragam, mulai dari yang paling ringan berupa teguran, denda hingga Rp 50 juta, bahkan penyegelan tempat usaha.

AYO BACA : Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda, Tapi Tunggu Pembagian 20 Juta Masker Selesai

“Kami semakin perketat lagi usaha pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di PSBB tahap ketiga ini supaya masyarakat benar-benar tidak menganggap remeh virus ini,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (14/5/2020).

Banyaknya sanksi tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Pepen itu didasarkan dari hasil evaluasi PSBB tahap I dan II yang dirasa kurang maksimal.

AYO BACA : Pelanggar PSBB Bogor Disanksi Denda

“PSBB tahap satu masih tidak efektif, lalu masuk tahap dua mulai berjalan efektif. Nah, tahap tiga ini kami ingin benar-benar efektif,” ujarnya.

Selain itu, Pepen juga berharap dengan adanya perpanjangan PSBB ini semakin meningkatkan kesadaran warga Kota Bekasi akan bahaya virus Corona.

"Lihat saja jumlah positif sudah banyak. Beberapa tes PCR juga kami sebar di titik PSBB, termasuk stasiun dan pasar yang ada di Kota Bekasi, dan masih ada yang terpapar positif,” kata dia. 

AYO BACA : Ingat, Pelanggar PSBB Tangerang Mulai Hari Ini Bisa Disanksi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar