Yamaha

Calon Pembeli Surat Bebas Covid-19 Harus Pesan Via WA

  Kamis, 14 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Surat sehat bebas covid. (Dok. Tangkapan layar Twitter/@dokterpodcast)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Dibukanya kran transportasi oleh Menhub Budi Karya membuat orang ramai melakukan perjalanan jarak jauh. Namun, perjalanan yang diperbolehkan harus memenuhi syarat dokumen tertentu untuk melaksanakan perjalanan.

Selain berimbas pada lonjakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno Hatta dan mengabaikan jaga jarak, ada juga oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Para oknum pun mencari keuntungan untuk menjual syarat dokumen boleh melakukan perjalanan yang dipasarkan via online.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang oknum di salah satu aplikasi belanja daring. Akun dengan nama surat_sakit ini menjual satu lembar surat bebas Covid-19 dengan harga Rp 39.000.

Dalam gambar contoh yang ditampilkan, surat ini dibuat dengan menggunakan nama Dokter Umum Rumah Sakit Mitra Keluarga Gading Serpong. Dalam suratnya tertulis format untuk identitas pasien secara lengkap.

Selanjutnya juga ditulis berdasarkan hasil pemeriksaan pada tanggal sekian, dinyatakan sehat dan bebas Covid-19. Beberapa keterangan seperti identitas pasien dan tanda tangan dokter disensor.

AYO BACA : Polisi Dalami Kasus Jual Beli Online Dokumen Syarat Perjalanan

Lalu diiklankan juga situs milik penjual, yakni suratdokterindonesiaaa.blogspot.com. Keterangan lainnya soal penjualan ini adalah barang disebut dikirim dari kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain itu sang penjual mengatakan agar pemesanan dilakukan via nomor kontak telepon pribadi penjual bukan lewat aplikasi jualannya. Alasannya karena barang ini ilegal untuk dijual dan akan terlalu mencolok.

"Mohon maklum karena transaksi di market place ini terlalu mencolok karena masih ilegal, jadi jika mau aman dan fast respon dan kirim via gosend instant, mohon kontak WA kami saja," kata penjual itu dalan keterangannya yang dikutip suara.com, Kamis (14/5/2020).

Kendati demikian, ketika coba diperiksa lewat aplikasi untuk mengetahui nama nomor telepon yang disimpan di kontak handphone, penjual ini diduga penipu. Banyak orang yang menamai nomor kontaknya dengan nama penipu.

Selain itu, ketika pukul 16.00 WIB, dagangan ini di aplikasi jualan daring itu sudah tak bisa ditemukan. Pengelola situs jualan itu diduga sudah menghapusnya.

AYO BACA : Surat Bebas Covid-19 Dijual Bebas di Pasar Online, Ini Kata Bukalapak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar