Yamaha

2.400 Orang Tes Rapid di Kota Bogor, 17 Reaktif

  Jumat, 15 Mei 2020   Husnul Khatimah
Rapid test di Pasar Bogor. (dok)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan ribuan orang di Kota Bogor telah mengikuti rapid test selama pandemi Covid-19.

"Kuruang lebih total 2400 rapid test yang telah dilakukan dengan hasil 17 reaktif," ujar Dedie, Jumat (15/5/2020).

AYO BACA : Kota Bogor Tunggu Keputusan Pelaksanaan Salat Idulfitri

Rapid test itu dilakukan terhadap orang beresiko, Orang Dalam Pantauan (ODP), secara acak yang dilakukan di puskesmas, GOR Padjajaran, dan tempat keramaian seperti pasar. 

Selain rapid test, Pemerintah Kota Bogor juga telah melakukan swab tes massal di berbagai tempat seperti di Pasar Bogor, Pasar Kebon Kembang, dan Stasiun Bogor.

AYO BACA : Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Bogor Terus Bertambah

"Hasil dari swab yang kita lakukan baru dari BIN, Pasar Kebon Kembang dan stasiun kereta ada 3 positif, dari BIN dari 502 peserta tes ada 3 reaktif langsung di swab 1 positif dari pasar belum keluar kita menunggu dari labkesda Jabar," ungkap Dedie. 

Pemerintah Kota Bogor menggiatkan tes massal rapid test maupun swab sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi sebaran Covid-19 yang lebih luas. Selain tes massal Pemkot  juga akan menerapkan sanksi bagi pelanggar PSBB. 

"Sanksi dalam minggu ini akan kita laksanakan teknis belum bisa kita sampaikan, teman dari Dishub dan Satpol PP sedang mempersiapkan teknisnya," kata Dedie.

AYO BACA : Kota Bogor Segera Terapkan Persyaratan Naik KRL

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar