Yamaha

Jauhkan Anak dari Kekerasan Seksual, Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua

  Jumat, 15 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Sebagai ilustrasi kekerasan seksual pada anak. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Fakta mencengangkan bahwa NF adalah korban kekerasan seksual mencuat usai gadis remaja tersebut diketahui dalam kondisi tengah hamil 14 minggu. NF merupakan remaja usia 15 tahun yang membunuh balita tetangganya sendiri dan menyerahkan diri kepada polisi di Sawah Besar Jakarta Pusat.

Menanggapi hal itu, Psikiater di RSJ Marzoeki Mahdi, Bogor, dr.Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan, bahwa perlu peran orangtua untuk mencegah anak melakukan perilaku kekerasan.

AYO BACA : Tetangga Tak Menyangka NF Sedang Mengandung dan Jadi Korban Kekerasan Seksual

"Pastikan anak tidak terpapar oleh berbagai peristiwa atau tontonan kekerasan yang dapat mengganggu otaknya sehingga muncul perilaku yang tidak diharapkan. Berikan kasih sayang dan miliki ikatan emosi yang baik dengan anak," kata Lahargo kepada Suara.com - jaringan Ayojakarta.com, Jumat (15/5/2020).

Komunikasi antara anak dan orangtua juga perlu ditingkatkan kualitasnya. Dengan demikian, orangtua dapat menjadi tempat anak bercerita saat mendapatkan kesulitan, kebingungan atau frustasi dalam hidupnya.

AYO BACA : NF, Remaja yang Bunuh Balita Ternyata Diperkosa Dua Paman dan Mantan Kekasihnya

Hal tersebut tentunya juga menjadi tugas bersama pihak sekolah dan lingkungannya. Lahargo memaparkan berbagai potensi tindak kekerasan yang bisa dilakukan anak selain menyakiti dan membahayakan orang lain, di antaranya: berkelahi atau tawuran, agresi fisik pada orang seperti memukul, hingga melakukan vandalisme.

"Adanya perilaku itu menjadi alarm bagi kita semua ada 'sistem' yang tidak pas pada anak ini dan perlu dilakukan intervensi segera agar tidak menimbulkan hal yang membahayakan," ucapnya.

Sementara itu, tindakan pencegahan perilaku kekerasan oleh anak yang bisa dilakukan oleh orangtua, guru, atau pun lingkungannya, yaitu:

  • Hindari anak dari perlakuan kekerasan
  • Pendidikan seksual pada anak dan pencegahan pelecehan seksual
  • Identifikasi dini dan penanganan anak yang melakukan perilaku kekerasan
  • Monitoring paparan media mengenai kekerasan di TV, internet, medsos, game, video, film
  • Memperbanyak aktivitas atau kegiatan fisik yang positif pada anak seperti olahraga, bermain musik, beroganisasi
  • Komunikasi dan kedekatan antara orangtua dengan anak sangat penting. Agar orangtua segera tahu dan memberikan penanganan apabila anak mengalami perubahan psikologis.

AYO BACA : NF Pembunuh Balita di Sawah Besar Hamil, Tetangga Tak Tahu Keberadaan Keluarganya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar