Yamaha

Langgar Aturan PSBB, Tukang Parkir dan Tukang Soto Kena Shock Therapy

  Jumat, 15 Mei 2020   Aldi Gultom
Warga yang kedapatan tidak memakai masker dijatuhi sanksi sosial di Kelurahan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. (Sudin Kominfotik Jaksel).

CILANDAK, AYOJAKARTA.COM -- Sanksi sosial untuk pelanggar PSBB di DKI Jakarta mulai berlaku mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) 41/2020.

Di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terjaring Satpol PP dipaksa memakai rompi oranye bertuliskan "Pelanggar PSBB" saat menjalankan sanksi sosial. 

Tepatnya di Kelurahan Cipete Selatan, Cilandak, ada 6 warga yang kedapatan tidak menggunakan masker saat bepergian sehingga harus menahan malu sambil menjalankan sanksi. 

Lurah Cipete Selatan, Fuad Hasan, mengatakan, pelanggar yang tidak memakai masker disuruh menyapu di sekitar Jalan Asem 2 dan Jalan Abdul Majid. 

"(Pelanggarnya) warga biasa dan ada juga juru parkir. Mereka kami suruh sapu saluran air, trotoar," terang Fuad, Jumat (15/5/2020), dikutip dari berita Sudin Kominfotik Jakarta Selatan. 

"Ada juga tempat usaha, tempat makan seafood yang masih melayani makan di tempat," tambahnya. 

Fuad menambahkan, khusus untuk tempat usaha yang melanggar PSBB, pihaknya memberikan teguran tertulis dan diarahkan untuk tidak melayani makan di tempat. 

AYO BACA : Anies Terbitkan Pergub Sanksi PSBB, Ada Hukuman Kerja Sosial Pakai Rompi

Menurutnya, tidak ada kendala berarti dalam penindakan terhadap para pelanggar PSBB di wilayahnya. Mereka pun tidak menolak dan mengaku bersalah. Setelah menjalani hukuman, mereka mendapatkan masker gratis. 

"Kerja sosial enggak lama, buat shock therapy. Sekitar 15 menit, kok," jelas Fuad. 

Patroli juga dijalankan aparat Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru. Meski hanya mendapati satu orang yang melanggar, Lurah Selong, Murniasih, berjanji akan getol berpatroli.

"Kami juga patroli bersama seluruh pihak, jadi tanda kutip 'warga rada takut'. Jadi tidak terlalu banyak yang melanggar karena sudah mulai tertib, dan kami monitoring secara berkala," jelasnya. 

Patroli digelar di Jalan Gunawarman, Jalan Purnawarman, dan Jalan Adityawarman. Satu pelanggar terjaring di Jalan Purnawarman dan langsung jalani sanksi sosial di tempat. 

"Hari ini kami berikan sanksi ke pedagang soto karena dia menyediakan layanan makan di tempat," jelas Murniasih. 

"Ada bangkunya. Terus ada yang makan juga. Dia enggak menyediakan tempat cuci tangan," ungkapnya. 

Sebagai konsekuensi, dengan mengenakan rompi, si tukang soto menyapu jalanan di sekitar lokasinya berdagang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar