Yamaha

Jelang Lebaran, Bandara Soekarno-Hatta Sepi

  Senin, 18 Mei 2020   Budi Cahyono
Penampakan Bandara Soetta sepi dari pengunjung. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

TANGERANG, AYOJAKARTA.COM – Situasi berbeda tampak pada Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Senin (18/5/2020). Bandara internasional tersebut tampak sepi dari calon penumpang yang akan mudik Lebaran tahun ini.

Situasi ini tentu saja sangat berbeda dibanding pada Kamis (14/5/2020), di mana calon penumpang berjubel di terminal 2. Calon penumpang nampak mulai memahami protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah agar bisa berjalan baik.

Pantauan Suara.com, jaringan Ayojakarta.com, di terminal 2 Bandara Soetta sekitar pukul 06.30 WIB tampak tidak ada antrean calon penumpang jelang perayaan Lebaran yang hanya tinggal menghitung hari.

Hanya terlihat antrean tak lebih dari 3 orang yang berbaris di atas garis penanda jarak kurang lebih 1-2 meter.

Mereka mengantre untuk pemeriksaan dokumen persyaratan izin terbang yang telah ditentukan dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 dan SE Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 31 Tahun 2020.

Tampak pula petugas gabungan dari Avsec (Aviation Security) dan TNI-Polri juga bersiaga menjaga agar protokol kesehatan tetap ditaati oleh setiap calon penumpang.

AYO BACA : Penumpang Bandara Soetta Berjubel, Ini Kata Angkasa Pura II

PT Angkasa Pura II juga telah menegaskan bahwa maskapai wajib membatasi penjualan tiket maksimal 50 persen dari total kapasitas kursi pesawat.

Terminal 2 Soekarno-Hatta juga dilakukan pembatasan penerbangan menjadi hanya 5 penerbangan per jam.

Calon penumpang harus melalui 4 pos pemeriksaan (checkpoint) yang dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum naik pesawat.

Checkpoint I melakukan verifikasi dokumen perjalanan, checkpoint II pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan, checkpoint III untuk validasi seluruh dokumen, terakhir checkpoint IV melakukan check in untuk mendapat boarding pass.

Adapun syarat yang harus dipenuhi penumpang untuk terbang antara lain tiket, surat keterangan negatif covid-19 berdasarkan rapid test atau PCR test, dan surat pengantar dari kantor atau aparat setempat.

PNS, TNI, dan Polri bisa menyertakan surat pengantar dinas dari institusi masing-masing sebagai kelengkapan dokumen perjalanan. Sementara untuk pekerja swasta bisa menyerahkan pengantar dari RT atau RW setempat.

Diketahui, Bandara Soetta kembali beroperasi untuk kepentingan tertentu sejak pemerintah mengeluarkan SE Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 4/2020 dan SE Menhub Nomor 31/2020.

AYO BACA : Calon Penumpang Berjubel di Bandara Soekarno-Hatta, Pengamat: Ini Menunjukkan Lemahnya Koordinasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar