Yamaha

Strain Ganja Sebagai Senjata Corona

  Selasa, 19 Mei 2020   Fitria Rahmawati
sebagai ilustrasi ganja. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Para ilmuwan di Universitas Lethbridge Kanada sudah mempelajari 400 jenis ganja. Mereka mengemukakan ada potensi strain ganja yang bisa digunakan sebagai senjata melawan virus corona.

Para ilmuan tersebut mengklaim setidaknya selusin ekstrak ganja bisa berpotensi sebagai pengobatan virus corona Covid-19.

Mereka juga mengklaim beberapa jenis strain ganja bisa mengurangi reseptor virus dan kemungkinan terinfeksi penyakit lain.

"Sejumlah strain ganja bisa mengurangi jumlah reseptor virus hingga 73%, maka peluang masuknya juga jauh lebih rendah," kata Dr Igor Kovalchuk dikutip dari Daily Star.

Igor mengatakan bila strain ganja bisa mengurangi jumlah reseptor virus, maka ada kemungkinan jauh lebih kecil seseorang terinfeksi penyakit.

AYO BACA : Tak Salah Indonesia Teliti Manfaat Ganja untuk Medis Sekaligus Menolong BPJS Kesehatan

Namun, Igor menambahkan kalau penggunaan strain ganja untuk membunuh bug virus masih perlu penelitian dan pertimbangan lebih panjang.

"Butuh waktu lama untuk menemukan apa bahan aktifnya, mungkin ada banyak jenis bahan aktif. Kami lebih fokus pada CBD yang lebih tinggi karena orang bisa mengambil dosis yang lebih tinggi," jelas Igor.

Igor menambahkan sejauh ini ekstrak dari CBD C paling tinggi yang paling sukses. Tapi, ia masih menunggu penyelidikan lebih lanjut sampai menemukan tambahan yang aman untuk pengobatan.

"Mengingat situasi epidemiologi ini sangat mengerikan dan berkembang pesat. Jadi setiap peluang dan pilihan pengobatan perlu dipertimbangkan," jelasnya.

Igor pun melibatkan seorang dokter yang bersedia bekerja dalam penelitiannya menguji strain ganja untuk obat virus corona Covid-19.

"Penelitian kami bisa berpengaruh besar, tidak banyak obat yang berpotensi mengurangi infeksi virus mencapai 70% - 80%," jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar