Yamaha

707.578 Kerumunan di Daerah PSBB Dibubarkan

  Rabu, 20 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Sebagai ilustrasi, Polsek Pasar Minggu membubarkan kegiatan syuting sinetron Kisah Cinta Anak Tiri di Jalan Mursid, Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa (24/3/2020). Hal itu dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus Corona Covid-19. [dokumentasi polsek]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) di Indonesia, dilakukan penegakan aturan untuk tidak berkerumun. Setidaknya Polisi sudah membubarkan 707.578 kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massal.

Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan, selain pembubaran, dengan jumlah hampir sama, kepolisian juga telah melakukan imbauan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

AYO BACA : Anies Perpanjang Lagi PSBB Jakarta, Mulai 22 Mei Hingga 4 Juni 2020

"Kegiatan-kegiatan yang sudah kita lakukan, imbaun sudah dilakukan sebanyak 715.750 kegiatan. Kemudian pemburaan kerumanan 707.578 kegiatan," kata Wahyu saat rapat dengar pendapat dengan Timwas DPR secara virtual, Rabu (20/5/2020)

Diketahui selain kegiatan imbauan dan pembubaran, kepolisian juga melakukan 13 penindakan. Dengan demikian tercatat ada sebanyak 1.423.341 kegiatan yang dilakukan terkait penanganan Covid-19 dalam rentang waktu 19 Maret - 19 Mei 2020.

AYO BACA : Hampor 100 PKL Tanah Abang Ditindak, Pedagang Masih Curi Kesempatan Jualan

Adapun hasil dari penindakan tersebut ditetapkan sebanyak 65 tersangka dari berbagai kasus mulai pidana umum semisal melawan petugas, melanggar PSBB, kasus kekerasan terhadap perawat hingga kasus menyangkut ekonomi.

"Untuk ekonomi ada sembilan kegiatan. Memeperdagakan barang, menetapkan barang, ditetapkan barang dalam pengwasan di Kalteng, kemudian pencurian alkes, perdangan barang," ujar Wahyu.

Sebelumnya, kepolisian telah menenetapkan sebanyak 107 tersangka pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks selama masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diketahui berdasarkan data kegiatan patroli siber yang dilakukan Satgas Siber. Adapun kegiatan patroli juga meliputi penindakan terhadap para pelaku hoaks.

"Kemudian patroli siber dengan jumlah kegiatan 9.062 kegiatan. Kemudian ada kegiatan take down akun dan penindakan 105. Jadi total 11.584 kegiatan dengan 107 tersangka," kata Wahyu.

AYO BACA : PSBB Diperpanjang, 16 Kecamatan di Cianjur Masuk Kategori Kritis dan Berat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar