Yamaha

7 Tahun Berbaur, Warga Tak Menyangka MT Ditangkap Densus 88

  Rabu, 20 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Densus 88 melakukan penggeledahan rumah di sebuah perumahan, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2020). Foto: istimewa

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM - Seorang warga MT (38) yang sudah 7 tahun tinggal di sebuah perumahan di Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Tetangga tak menyangka MT terlibat dalam jaringan terorisme karena kesehariannya menjadi guru mengaji.

Tim Densus 88 bersama tim identifikasi Polres Tasikmalaya Kota melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut pada Rabu (20/5/2020). Dari hasil penggeledahan itu, polisi mengamankan paralon, pipa modifikasi, lima unit walkie talkie, dan beberapa lembar peta.

AYO BACA : Densus 88 Geledah Rumah Misterius

Salah seorang tetangga terduga teroris itu, Mira (39) mengatakan, tetangganya itu ditangkap pada Selasa (19/5/2020) ketika hendak salat tarawih. 

"Kami baru sadar kalau sudah ditangkap. Ternyata telah ditangkap Densus 88," kata dia, Rabu.

AYO BACA : Densus 88 Olah TKP Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Menurutnya, selama ini MT disediakan rumah inventaris oleh warga sekitar. Sebab, dia danggap berjasa dalam memberikan ilmu pendidikan agama kepada warga. Mira menambahkan, selama ini pria tersebut dikenal sering berbaur dengan masyarakat sekitar. Tak ada tanda-tanda perilaku mencurigakan dari yang bersangkutan.

"Kami tidak menyangka MT sebagai terduga teroris," katanya.

Salah seorang warga lainnya, Nana (50) mengatakan, selama ini MT dikenal sebagai ustaz dan guru ngaji. Menurutnya, MT bersama keluarganya sudah tinggal di perumahan itu sejak tujuh tahun terakhir.

"Setiap harinya di sini sebagai imam masjid, guru ngaji, dan memimpin kegiatan-kegiatan di masjid," ujarnya.

Sebelumnya, Densus 88 juga telah menangkap seorang terduga teroris berinisial MR (45), warga asal Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Senin (11/5/2020). Lelaki itu diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris.

AYO BACA : Teroris JAD Ditangap di Bekasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar