Yamaha

Langgar Jam Operasional, Toko Modern di Kabupaten Bandung Barat Ditutup Paksa

  Jumat, 22 Mei 2020   Budi Cahyono
[ilustrasi] Toko Modern di Kabupaten Bandung Raya ditutup Satpol PP. (dok)

BANDUNG BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Melanggar jam operasional selama penerapan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), beberapa ritel modern di Kabupaten Bandung Barat dipaksa tutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Berdasarkan surat edaran Bupati Bandung Barat nomor 440/846/Disperindag tentang pembatasan waktu operasional pelaku usaha toko modern, pasar modern, grosir, pasar tradisonal ada beberapa aturan yang dikeluarkan untuk mencegah virus asal Kota Wuhan, Tiongkok tersebut.

Dalam surat edaran itu, toko modern, pasar modern, grosir setiap harinya hanya boleh beroperasi pada pukul 08.00 WIB-18.00 WIB, adapun pasar tradisional setiap hari hanya boleh beroperasi sampai pulul 14.00 WIB.

"Iya ada beberapa toko modern yang kita suruh tutup paksa, karena melanggar aturan jam operasional," ujar Kasatpol PP KBB, Rini Sartika saat dihubungi, Kamis (21/5/2020).

Namun, sejauh ini pihaknya belum mendata jumlah toko modern yang ditutup paksa tersebut karena hal ini hanya dilakukan agar pemiliknya bisa memenuhi aturan jam operasional pada hari berikutnya.

"Itu juga ditutup pemiliknya sendiri, tapi anggota kita yang menyuruh. Itu dilakukan agar mereka bisa menaati aturan," kata Rini.

Selain meminta menutup paksa, pihaknya juga terus memberikan imbauan dengan cara melakukan patroli secara rutin ke setiap pasar, toko modern di setiap kecamatan.

Secara umum, lanjut Rini, pemilik toko modern lebih banyak yang mematuhi aturan jika dibandingkan dengan yang melanggar selama masa PSBB tahap satu dan tahap dua.

"Jadi, sanksi yang paling keras sampai sekarang untuk toko modern yang melanggar hanya penutupan paksa saja," ucapnya. (Tri Junari)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar