Yamaha

Pesan Penggali Kubur Jenazah Pasien Covid-19 Saat Masyarakat Berburu Baju Lebaran

  Sabtu, 23 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Nisan bertuliskan Indonesia bin Terserah yang dibuat petugas Palang Hitam di TPU Jombang, Tangerang Selatan. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

TANGERANG SELATAN, AYOJAKARTA.COM - Petugas penggali kubur khusus jenazah pasien corona atau petugas palang hitam di TPU Jombang, Tangerang Selatan merasa sedih dan kecewa dengan masyarakat yang abai dengan wabah virus tersebut. Mereka menulis pesan di nisan dengan kalimat yang sangat mendalam untuk masyarakat yang abai dengan kesehatan diri dan lingkungan mereka.

"Indonesia Bin Terserah Kalian, Kami Tunggu Di Sini, TPU Jombang Tangerang Selatan. Note: ikuti imbauan dinas kesehatan." Begitu kalimat yang tertera dalam nisan sederhana dari kayu di makam tersebut.

Ungkapan itu dilontarkan sebagai bentuk protes atas jasa mereka yang kini dianggap sia-sia, tak terkecuali untuk para tenaga medis yang sudah susah payah menelan kepahitan merawat pasien corona.

AYO BACA : 23 Mei, Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Tembus 6.443

Pengelola TPU Jombang, Tabroni mengatakan, petugas pemakaman yang sudah bekerja 24 jam selama 2 bulan lebih ini geram melihat kerumunan massa tanpa jaga jarak itu.

"Memang dilematis sekali posisinya, apalagi mau Lebaran, cuma kita berusaha imbauan kepada masyarakat tetap jaga jarak tidak lama-lama berkumpul di pasar di mal atau di bandara, memang kalau tidak penting ya jangan pergi," kata Tabroni, Sabtu (23/5/2020).

Tabroni mengungkapkan petugas palang hitam di TPU Jombang ini sampai tidak bisa tidur karena jenazah bisa datang kapan saja setiap harinya.

AYO BACA : H-1 Idul Fitri, Kasus Positif COVID-19 di Jabar Tembus 2.000

Dia berharap meskipun pemerintah mulai melonggarkan aturan PSBB, masyarakatnya juga harus sadar diri dengan mulai beradaptasi taat dengan protokol kesehatan.

"Semuanya sudah lelah, tim medis lelah, kami di sini juga siang malam selalu di TPU, lebaran di TPU, ini pun mau takbiran ada aja lagi tadi pagi," ucapnya.

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Data IDAI Hingga 18 Mei 2020: 584 Anak Indonesia Positif COVID-19, 14 Anak Meninggal Dunia

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar