Yamaha

Polisi Razia Kendaraan Masuk Wilayah Jakarta, Tanpa SIKM Disuruh Putar Balik

  Minggu, 24 Mei 2020   Aldi Gultom
Kepala Korlantas Polri, Irjen Istiono. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Korps Lalu Lintas Polri memperketat pemeriksaan bagi kendaraan masyarakat yang akan memasuki wilayah DKI Jakarta.

Pengetatan pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kebijakan larangan mudik Idul Fitri 2020 selama masa pandemi COVID-19 dan pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Mudik dilarang, termasuk (arus) balik dilarang. Jadi mudik dan balik itu dilarang," kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Istiono, Minggu (24/5/2020).

Mengantisipasi kemungkinan arus balik dari pemudik "ilegal", pihaknya akan melakukan penyekatan di sejumlah titik menuju Jakarta, di jalur Pantura juga jalur selatan.

"Nanti kita lakukan penyekatan baik dari Jawa Timur di ruas tol di jalur Pantura maupun jalur selatan. Penyekatan di ruas tol, jalur Pantura tengah dan selatan juga disekat, termasuk Jawa Barat di daerah tol Pantura dan selatan," jelas mantan Kapolda Bangka Belitung ini.

Ditekankannya bahwa masyarakat yang hendak kembali ke Jakarta harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM). Syarat itu sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 47/2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke luar Kota, Masuk atau Keluar DKI Jakarta.

"Kalau tidak (punya) izin, putar balik, tidak bisa ke Jakarta sebelum dia punya izin sesuai dengan Pergub 47 dan Surat Edaran. Skenario ini sudah kami siapkan," ungkapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar