Yamaha

Museum Taman Prasasti Seharusnya Tenang, Tempat untuk Bermenung

  Minggu, 24 Mei 2020   Aldi Gultom
Museum Taman Prasasti Jakarta (Oberserverid.com/Yoga Agusta)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Museum Taman Prasasti seharusnya dikembalikan ke fungsi aslinya.

Cagar budaya peninggalan kolonial Belanda di Jalan Tanah Abang nomor 1, Jakarta Pusat itu seharusnya menjadi tempat yang tenang dan indah. 

Pemerhati warisan budaya kolonial, Lilie Suratminto, mengaku kecewa karena suasana Museum Taman Prasasti kini tidak lagi tenang. 

"Karena menjadi hiruk pikuk, jadi orang susah merenung," kata Lilie.

Menurutnya, dahulu taman tersebut adalah tempat wisata yang tenang. Bahkan bisa menjadi tempat yang pas untuk merenung dan sebagai pengingat manusia akan kematian.

Kata dia, Pemprov DKI sempat berjanji akan membuat musem taman itu lebih indah dan tenang. Tapi, yang dibangun di sekelilingnya malah teralis yang menghilangkan sifat ketenangan Museum Taman Prasasti.

Ia menyarankan ada tembok yang dibangun di sekeliling taman itu sehingga keramaian lingkungan di sekitarnya tidak begitu mengusik orang yang berkunjung.

Selain itu, harus dipikirkan juga soal pecahan batu nisan yang bertumpuk-tumpuk di sektiarnya. Apabila ditumpuk begitu saja, akan sulit untuk dikonstruksi ulang.

Lilie juga mengetahui banyak keluarga yang mengeluh tidak bisa lagi menemukan makam keluarganya yang dibaringkan di pemakaman tua tersebut. 

"Mudah-mudahan bisa direvitalisasi. Menurut saya, lebih baik diberi tembok jadi betul-betul bisa tenang," katanya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar