Yamaha

PSBB Benar-benar Dicuekin Warga Bekasi yang Sibuk Berlebaran

  Senin, 25 Mei 2020   Firda Puri Agustine
Kondisi lalu lintas di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi, Bekasi Utara. (Ayobekasi.net/Firda Puri Agustine)

BEKASI UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi diabaikan masyarakat pada masa libur Idulfitri ini.

Sejak Lebaran hari pertama kemarin (Minggu, 24/5/2020), terpantau kepadatan kendaraan roda empat yang mengangkut lebih dari 50 persen kapasitas. Situasi sama terjadi pula pada Lebaran kedua ini, Senin (25/5/2020).

Terlihat banyak mobil pribadi terisi hingga maksimal kapasitas kendaraan. Bahkan, tampak mobil bak terbuka yang mengangkut sejumlah orang.

“Ini bukan mau pergi jalan-jalan, tapi ke rumah saudara. Sudah tradisi Lebaran, ya seperti ini,” kata Joni, warga Wisma Asri, Bekasi Utara.

Dia mengaku tidak takut mendapat surat tilang lantaran yakin tidak ada petugas PSBB yang berjaga karena sedang libur Lebaran.

AYO BACA : Masih PSBB, Bekasi Macet di Hari Kedua Lebaran, Pengendara: Mau Silaturahmi

“Petugasnya juga pasti capek, mau libur juga. Lagipula saya tujuannya dekat, masih Bekasi juga,” ujarnya.

Sementara itu, banyak pengendara motor yang terlihat tidak mengenakan helm dan masker. Para pengendara kelihatan cuek menghadapi ancaman virus corona.

Salah satu warga Medan Satria, Sardin, berdalih masker kain miliknya sedang dicuci dan tidak ada penggantinya. Untuk beli lagi pun ia mengaku belum sempat.

“Mau beli (masker) toko-toko tutup karena Lebaran,” katanya.

Benar kata Joni tadi. Pos check point (pos pemantauan) PSBB di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi (dekat eks Giant Wisma Asri) tadi pagi memang tampak kosong. Hanya terlihat seorang tukang parkir yang mengatur lalu lintas.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar