Yamaha

Gugus Tugas Covid-19 Cimahi Minta Pembeli di Pasar Antri untuk Periksa Kesehatan

  Senin, 25 Mei 2020   Budi Cahyono
[Ilustrasi] Dua pedagang Pasar Antri positif Covid-19. (dok)

CIMAHI, AYOJAKARTA.COM -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cimahi meminta masyarakat yang sepekan terakhir melakukan kunjungan ke Pasar Antri Baru waspada terpapar corona. Hal itu seiring adanya temuan pedagang pasar yang diketahui positif Covid-19 usai melakukan swab test.

Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi, Harjono menerangkan, berdasarkan arahan Ketua Gugus Tugas memohon masyarakat Kota Cimahi yang beraktivitas di Pasar Antri sepekan sebelum tanggal 23 Mei 2020 untuk memeriksa kesehatan.

"Segera hubungi Puskesmas terdekat bila merasa ada gangguan kesehatan, terutama demam, penurunan fungsi indra penciuman dan perasa maupun diare,"terang Harjono melalui siaran tertulisnya, Senin (25/5/2020).

Selain itu, bagi masyarakat yang  merasa melakukan transaksi atau kontak langsung dengan pedagang di Blok B atas dan blok C bawah Pasar Antri agar segera melaporkan ke puskesmas terdekat.

"Jika melakukan kontak fisik dengan ibu pedagang aksesoris dan kerudung di Blok B atas atau kontak langsung dengan bapak pedagang kelontong di Blok C bawah, agar segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat,"sebutnya.

Harjono juga menyatakan bahwa Pemerintah Kota Cimahi dan Pengelola Pasar Antri saat ini sedang mengatur jadwal rapid test  dan swab test bagi seluruh pedagang dan pengelola Pasar Antri Baru Cimahi.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini menjelaskan, ada dua orang pedagang yang dinyatakan positif, yaitu satu orang warga Setiamanah Cimahi yang melakukan swab test  yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dan satu lagi warga Tani Mulya KBB yang melakukan swab tes Pikobar di KBB.

AYO BACA : Terpapar Corona, Pasar Antri Cimahi Jadi Klaster Baru

"Keduanya itu menjadi bukti kemunculan Klaster Pasar Antri Baru,"sebutnya.

Rini mengungkapkan pada 15 Mei 2020 dilakukan swab tes pada 58 pedagang pasar, hasilnya 1 orang pedagang warga Cimahi menunjukan positif  Covid-19. Sementara 1 pedagang lain warga Tani Mulya Kabupaten Bandung Barat diketahui positif usai melakukan swab tes Pikobar di KBB.

Sesuai dengan arahan Wali Kota Cimahi, Warga Setiamanah tersebut dijemput oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, beserta Camat Cimahi Tengah dan Lurah Setiamanah pada 23 Mei 2020 malam untuk dirawat di RS Cibabat.

"58 orang tersebut belum semua hasilnya keluar, kita berharap tidak ada penambahan pasien yang terindentifikasi positif pada klaster Pasar Antri Baru,"katanya.

Untuk mengantisipasi penambahan jumlah dan penyebaran Covid 19 di Kota Cimahi maka Pemerintah Kota Cimahi melakukan Penutupan Pasar Antri selama 14 hari sambil melakukan tracking pada masyarakat yang pernah melakukan Kontak langsung dengan pasien positif tersebut.

Ia  menambahkan, ada penambahan tiga orang pasien positif di kota Cimahi satu orang klaster Pasar Antri dan dua lagi belum diketahui terpapar dimana yang diketahui dari hasil Swab Test Pikobar Cimahi, sekarang sudah di rawat di RS Cibabat dan satu lagi hasi Swab Test RS Santosa dan dirawat di RS Santosa Bandung.

Berdasarkan data yang diterima dari Pusat Covid 19 Kota Cimahi, hingga 24 Mei 2020, di Kota  Cimahi terdapat 1579 OTG, 519 ODP, 47 PDP, dan 78 positif covid 19. Dari total 1579 OTG, 1372 telah selesai diperiksa dan hasilnya negatif, sementara 207 lainnya masih alam pematauan, sedangkan dari total 519 ODP, 445 orang telah selesai diperiksa dan hasilnya negatif. Sementara 74 lainnya masih dipantau.

Kemudian dari 47 PDP, ada 25 orang yang negatif dan 22 dalam pengawasan. Sedangkan dari 78 yang positif, 3 meninggal dunia, 21 orang sembuh serta 54 sedang diisolasi.(Tri Junari)

AYO BACA : 2 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup Sementara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar