Yamaha

Anies Siapkan 10 Titik Penjagaan untuk Pemeriksaan SIKM di Jakarta

  Senin, 25 Mei 2020   Budi Cahyono
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan bus Transjakarta di Halte Tosari, Jakarta, Rabu (20/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Sejak layanan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) dibuka, total 3.927 permohonan informasi dan konsultasi online diterima Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP).

Lonjakan pemohon juga terjadi pada layanan permintaan informasi dan konsultasi baik melalui call center, live chat, video call, media sosial @layananjakarta serta penyuluhan daring melalui surat elektronik ke alamat email [email protected]

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan, akan ada pemeriksaan SIKM secara ketat saat masuk dan keluar wilayah Jakarta.

"Kita akan melaksanakan aturan ini secara tegas," kata Anies dalam konferensi video yang diselenggarakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (25/5/2020).

Anies mengatakan aparat yang melakukan pemeriksaan surat izin keluar-masuk telah ditempatkan di lebih dari 10 titik untuk penjagaan keluar-masuk di perbatasan wilayah.

AYO BACA : Permohonan SIKM Jakarta Melonjak, Layanan Live Chat Dibuka Pukul 07.30 - 22.00 WIB

"Semua titik-titik masuk di Jabodetabek ini akan ada pemeriksaan," ujarnya.

Pemeriksaan ketat itu akan dilakukan bekerja sama dengan jajaran Kepolisian RI, TNI dan pemerintah provinsi untuk menjaga perbatasan-perbatasan keluar masuknya warga antardaerah.

Anies menuturkan jika tidak memiliki surat izin keluar-masuk maka tidak diperbolehkan lewat. Warga tanpa surat izin keluar-masuk itu akan disuruh kembali ke tempat semula.

AYO BACA : Polisi Berlakukan Penyekatan Pintu Masuk ke Jakarta, Begini Penjelasannya

"Bila Anda memaksakan justru nanti Anda akan mengalami kesulitan di perjalanan, karena Anda harus kembali, pemeriksaannya akan ketat," tegas Anies.

Dia meminta warga bersikap tanggung jawab dengan mematuhi ketentuan yang ada dan menjalankan protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan COVID-19.

"Kebijakan ini adalah kebijakan bersama antara pemerintah pusat dalam hal ini dikoordinasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan kami di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tentu bekerja sama dengan pemerintah wilayah Jabodetabek," ujarnya.

Bagi warga yang ingin mengetahui cara mendapatkan surat izin keluar-masuk itu dapat mengakses alamat website https://corona.jakarta.go.id/izin-keluar-masuk-jakarta.

Salah satu syarat untuk mendapatkan surat izin keluar-masuk itu adalah memiliki surat keterangan sehat setelah mengikuti tes cepat (rapid test) dan tes swab dengan uji PCR.

AYO BACA : Kapolda Jabar Tindak Tegas Oknum Polisi Marah-marah di Cek Poin Ciparay

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar