Yamaha

Virus Corona Masih Tertinggal pada Bantal Bekas Pasien Covid-19

  Selasa, 26 Mei 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi corona/ pixabay

CHINA, AYOJAKARTA.COM - Temuan baru para peneliti mengungkapkan fakta virus corona masih teringgal pada sarung bantal bekas pasien yang dinyatakan positif Covid-19 namun tanpa gejala, atau orang tanpa gejala (OTG). Temuan itu terdapat RNA dari SARS-CoV-2 (virus penyebab Covid-19) di permukaan sarung bantal pada hotel yang dipakai untuk mengkarantina pasien corona.

Dilansir dari Medical Xpress, para peneliti menemukan SARS-CoV-2 RNA pada 8 dari 22 permukaan (36%) dan tempat tidur di sampel dua kamar hotel setelah dua pasien tanpa gejala dikonfirmasi terinfeksi Covid-19.

AYO BACA : Mengingatkan! Pakai Masker Bisa Kurangi Penularan Covid-19 hingga 75%

Pasien itu adalah mahasiswa China yang kembali ke China setelah belajar di luar negeri pada 19 dan 20 Maret. Meskipun mereka tidak menunjukkan gejala, mereka harus dikarantina di hotel selama 14 hari dan dinyatakan positif Covid-19 pada RT-PCR karantina.

Setelah keduanya dirawat di rumah sakit, sampel hidung-tenggorokan, dahak dan tinja semuanya menunjukkan tingginya SARS-CoV-2 RNA. Mereka berdua mengalami demam dan batuk, dan satu memiliki temuan CT dada yang tidak normal.

AYO BACA : Strain Ganja Sebagai Senjata Corona

Sekitar 3 jam setelah pasien dinyatakan positif, para peneliti mengambil sampel pegangan pintu, saklar lampu, gagang keran, termometer, remote TV, sarung bantal, selimut, seprai, handuk, gagang pintu kamar mandi dan toilet dari dua kamar hotel dan satu kamar yang tetap kosong.

Karena hotel telah ditutup 24 Januari hingga 18 Maret, hanya dua siswa yang tinggal di sana.

Sebanyak 6 dari 11 sampel (55%) dari satu kamar hotel pasien dites positif untuk SARS-CoV-2 RNA, termasuk seprei, selimut, sarung bantal, dan handuk. Sarung bantal dan sprei memiliki kontak yang lama dengan pasien, sehingga viral load virus tinggi. Sarung bantal di kamar hotel pasien lain juga dinyatakan positif.

“Pasien tanpa gejala dengan viral load yang tinggi dapat dengan mudah mencemari lingkungan dalam waktu singkat,” kata para peneliti.

Mereka menyarankan agar sprei maupun selimut bekas tidak ditepuk-tepuk ketika dikeluarkan dari tempat tidur dan harus dibersihkan dan dikeringkan sebelum digunakan kembali.

AYO BACA : Ketahui Cara Kerja Imun Tubuh Ketika Diserang Virus Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar