Yamaha

Keranda Dipajang Sebagai Portal Cegah Corona

  Selasa, 26 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Portal kampung memakai keranda & mayat pocong (Instagram).

KEDIRI, AYOJAKARTA.COM - Belum lama ini, warga di Kabupaten Purworejo menyamar jadi pocong untuk menjaga kampung mereka dari karantina wilayah agar warga tak keluyuran dan tak tertular virus corona. Bahkan kondisi itu viral hingga dibahas di media Korea Selatan.

Tak habis ide, kali ini warga di Dusun Tondomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri memasang keranda di depan portal jalan mereka. Dalam foto tersebut, terlihat sebuah keranda berwarna hijau lengkap dengan replika mayat pocong diletakkan di depan pintu masuk kampung.

AYO BACA : Pocong Tangkal Corona di Purworejo Disorot TV Asing

Warga sengaja meletakkan keranda dan replika mayat yang dikafani sebagai pengingat agar masyarakat waspada terhadap bahaya virus corona. Selain itu, portal unik itu juga dibuat agar warga kampung tidak keluar rumah jika bukan untuk alasan yang mendesak.

Namun, tujuan utama pemasangan portal keranda dan mayat pocong itu adalah agar warga dari luar kampung tidak masuk ke Dusun Tondomulyo. Hal ini dilakukan agar warga setempat tidak tertular atau menulari virus corona.

"Siapkan mental jika tetap nekat masuk ke Dusun Tondomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Sebab pintu masuk desa ini diportal dengan menggunakan keranda mayat. Memang nampak menakutkan, hanya saja dari portal tersebut ada pesan moral akan pentingnya mewaspadai penyebaran virus corona. Meminta warga kampung untuk tidak keluar kampung. Tujuannya untuk mencegah warga luar daerah masuk ke desa tersebut," kata @clicks_id ndalam akun instagramnya.

AYO BACA : Lockdown, Dua 'Pocong' Jaga Pintu Masuk Desa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar