Yamaha

Nelayan Cemas, Ketua MPR Dorong TNI-Bakamla Tingkatkan Patroli Bersama di Perairan Natuna

  Rabu, 27 Mei 2020   Widya Victoria
Perairan Natuna, Kepulaua Riau

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua MPR, Bambang Soesatyo memandang perlunya meningkatkan keamanan dan penjagaan yang intensif di perairan Natuna, Kepulauan Riau, agar nelayan tidak cemas dengan keberadaan kapal asing. 

Hal ini mengingat sengketa laut antara Indonesia dan China sempat memanas di perairan Natuna Utara.

Bamsoet pun mendorong TNI AL bersiaga dalam menjaga batas teritorial laut Indonesia sehingga memberikan rasa aman bagi aktivitas nelayan-nelayan Indonesia di Natuna. 

"Kepala Staf TNI AL yang baru agar terus mencari terobosan dan kreativitas dalam upaya mempertahankan kedaulatan di laut," ujar Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/5/2020). 

Ia juga mendorong TNI tetap melakukan patroli bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) di samping menyiapkan strategi pertahanan yang efektif dengan memperkuat armada tempur dan menempatkannya pada wilayah perbatasan. Langkah tersebut sebagai upaya menegakkan kekuatan dan kedaulatan negara, mengingat perairan Natuna dan kepulauannya merupakan batas terluar dari NKRI yang menjadi penentu dari kedaulatan negara.

Menurutnya pula, kapal berikut pesawat patroli TNI AL dan AU perlu ditempatkan secara permanen di perbatasan Laut China Selatan dan perairan Natuna dalam rangka mengimbangi kekuatan patroli negara lain.

Tak hanya itu, Bamsoet menyarankan pemerintah bersama DPR perlu merancang kebijakan strategis pertahanan negara. Salah satunya dengan memberikan dukungan dalam rancangan anggaran belanja bagi TNI antara lain untuk menambah unit alat utama sistem senjata (Alutsista). 

"Penguatan Alutsista bagi TNI ialah bagian dari upaya yang dapat dilakukan pemerintah dan DPR dalam menunjang fungsi pertahanan negara," pungkasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar