Yamaha

Kapan Sebaiknya Pakai Hand Sanitizer, Simak Penjelasannya

  Kamis, 28 Mei 2020   Budi Cahyono
ilustrasi hand sanitizer (shutterstock)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Rasa takut tertular Covid-19 membuat banyak orang jadi lebih sering mencuci dan menggunakan pembersih tangan. 

Meskipun hand sanitizer bisa menjadi pilihan yang mudah untuk menjauhkan virus dan bakteri, tapi terlalu sering menggunakannya juga bisa jadi bahaya. 

Dilansir dari Times of India, ini 6 kondisi agar sebaiknya tidak menggunakan hand sanitizer:

Memiliki Akses ke Sabun dan Air 

Pembersih tangan harus selalu jadi pilihan terakhir saat memiliki akses ke sabun dan air. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, cara terbaik untuk menghilangkan kuman adalah dengan mencuci tangan dengan benar dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. 

Sabun dan air harus menjadi pilihan pertama untuk membersihkan tangan Anda dalam segala situasi yang memungkinkan.

Saat Tangan Terlihat Kotor 

AYO BACA : Seberapa Efektif Pakai Hand Sanitizer?

Pembersih tangan berbasis alkohol tidak menghilangkan kotoran dan kurang efektif dalam membunuh virus dan bakteri jika tangan kotor. Jika Anda perlu membersihkan kotoran, gunakan sabun dan air. 

Misalnya, setelah berkebun, olahraga, bermain di luar, Anda harus menghindari menggunakan pembersih tangan.

Ada Orang Bersin di Sebelah 

Ketika seseorang batuk atau bersin di dekat Anda, Anda akan terkena infeksi dari tetesan udara saat bernapas. Tangan yang terkontaminasi bukan satu-satunya cara untuk menangkap infeksi. 

Jadi, jangan membersihkan tangan Anda berulang kali ketika seseorang duduk di dekat Anda batuk atau bersin.

Tidak Menyentuh Benda

Banyak dari kita menggunakan pembersih tangan hanya karena kebiasaan. Tetapi sering menggunakan hand sanitizer dapat membuat bakteri resisten, kata sebuah studi baru. 

Bakteri menjadi resisten seiring waktu dengan penggunaan pembersih tangan yang berlebihan.  Semakin banyak kita menggunakan pembersih tangan, semakin besar kemungkinan kuman menjadi toleran terhadap alkohol.

AYO BACA : Ini Cara Membuat Hand Sanitizer Ala BPOM, Jangan Sampai Keliru!

Baru Membersihkan Tangan 5 Menit Lalu 

Penggunaan pembersih tangan yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit dan tangan kering. 

Yang terbaik adalah menggunakan pembersih tangan sekali dengan benar daripada sering menggunakannya. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, cara yang tepat untuk menggunakan pembersih tangan adalah dengan mengoleskannya ke seluruh permukaan pada kedua tangan selama sekitar 20 detik, sampai tangan kering.

Di Dekat Anak Kecil 

Pembersih tangan aman untuk digunakan pada anak-anak karena pembersih tidak akan menghasilkan penyerapan alkohol yang signifikan dalam tubuh.  

Namun menelan atau menghirup pembersih berbasis alkohol dapat menyebabkan cedera atau keracunan. 

Dari 2011 hingga 2015, pusat kendali racun A.S menerima hampir 85.000 panggilan tentang paparan pembersih tangan pada anak-anak. 

Risikonya termasuk menjaga kebersihan di tempat-tempat yang mudah diakses seperti dompet, perawatan dan di sekitar rumah.

AYO BACA : Tak Masalah Hand Sanitizer Susah Dicari, Ini Cara Membuatnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar