Yamaha

Tak Pakai Masker, 12 Pelanggar PSBB Jaktim Disanksi

  Kamis, 28 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Sebagai ilustrasi hukuman push up bagi pelanggar PSBB. (dok Dispen Lantamal III)

JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM - Kepala Satpol PP Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur, Slamet Syarif mengungkapkan ada 12 pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jalan Raya Bogor yang dijatuhi hukuman. Mereka menerima hukuman yang beragam lantaran tak mengenakan masker.

"Pagi ini 12 orang tidak mengunakan masker kita jatuhkan saksi sesuai Pergub 41/2020 tentang PSBB," kata Slamet di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Bentuk saksi yang diberikan kepada pelanggar PSBB bervariasi, ada yang menyapu jalan, push up, denda, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kriteria saksi diberikan sesuai dengan tingkat pelanggaran hingga pertimbangan fisik serta stamina pelanggar.

AYO BACA : Pelanggar PSBB di Jakarta Utara Dihukum Push-up

Belasan pelanggar PSBB diarahkan turun dari kendaraan dan mendatangi meja petugas di pos cek poin yang ada di bahu jalan. Langkah pertama yang dilakukan petugas memeriksa suhu tubuh, setelah dinyatakan aman kemudian dicek persyaratan melintas di Jakarta.

"Untuk pelanggar SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) belum ditemukan, hanya ada keterangan dan surat sehat serta surat tugas perusahaan," kata Syarif.

Sedangkan pelanggar yang berasal dari luar Jabodetabek segera diputar balik setelah mengecek plat nomor polisi hingga KTP. Salah satu pelanggar, Pardi (51), memilih menyapu jalan raya sebab diketahui oleh petugas tidak menggunakan masker.

"Saya terima sih hukuman ini. Saya lupa bawa masker mau ke rumah teman," ujar warga Depok, Jawa Barat, itu.

AYO BACA : Ratusan Pelanggar PSBB di Jakarta Utara Disanksi Bersihkan Fasum

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar