Yamaha

Trump Ancam Demonstran yang Kecam Tewasnya George Floyd

  Jumat, 29 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Seorang demonstran berhadapan dengan polisi di rumah petugas kepolisian Minneapolis Derek Chauvin yang dipecat pada Rabu (27/5). Walikota Minneapolis menelepon hari Rabu untuk tuduhan kriminal terhadap petugas polisi kulit putih yang terlihat di video berlutut di leher Floyd George, seorang pria kulit hitam terborgol yang mengeluh bahwa ia tidak bisa bernapas dan meninggal dalam tahanan polisi. Jeff Wheeler / Star Tribune via AP Foto: Jeff Wheeler / Star Tribune via AP

LOS ANGELES, AYOJAKARTA.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, justru mengancam aksi para demonstran yang mengecam kematian George Floyd. Trump melalui akun resmi twitternya mengatakan polsii setempat tidak becus mengendalikan massa hingga terjadi insiden pembakaran kantor polisi oleh para demonstran.

AYO BACA : Polisi Ikut Kecam Penangkapan yang Tewaskan George Floyd , Tapi Malah Tidak Berkesan

Dalam siaran langsung TV AS, para demonstran terlihat meneriaki aksi penangkapan Floyd yang penuh tindakan rasis kepada kaum kulit hitam, Massa juga membakar jaket polisi Minneapolis karena marah. Beberapa polisi bahkan membidikkan senjata kepada para demonstran. Sementara personel polisi lainnya mengamankan para staf untuk diselamatkan.

AYO BACA : Wali Kota Minneapolis Kecam Tindakan Polisi yang Cekik George Floyd

Atas hal yang tidka kondusif oleh massa itu, Trump mengancam jika masih berdemo dan rusuh, ia akan mengirim bala bantuan untuk mengamankan aksi demonstran. Bukan hanya mengamankan, Trump akan menindak para demonstran tersebut.

"Saya tidak bisa tinggal diam menyaksikan salah satu kota terhebat Amerika, Minneapolis, mengalami hal ini. Ini karena kurangnya rasa kepemimpinan Jacob Frey (Wali Kota Setempat) lemah. Jika tidak bisa mengendalikan, say akan kirim pengaman nasional untuk menyelesaikannya,"cuit Trump.

Kemarahan massa terjadi ketika video polisi yang menangkap Floyd menindih leher Floyd dengan lutut selama 9 menit hingga Floyd tak bergerak. Tiga polisi lainnya yang ikut dalam penangkapan hanya terdiam. Video tersebut viral hingga membuat masyarakat marah dan berbuat anarkis.

AYO BACA : Amerika Lakukan Investigasi untuk Kematian George Floyd

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar