Yamaha

Kebun Binatang Ragunan Akan Batasi Jumlah Pengunjung Lewat Pendaftaran Online

  Sabtu, 30 Mei 2020   Aldi Gultom
Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (net)

PASAR MINGGU, AYOJAKARTA.COM -- Taman Margasatwa (Kebon Binatang) Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bersiap aktif kembali bila Pemprov DKI Jakarta mencabut pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Setelah operasional dibuka kembali di era "normal baru", Ragunan akan membatasi jumlah pengunjung tidak lebih dari 5.000 orang per hari biasa (Selasa-Jumat). 

Sebelum pandemi COVID-19 terjadi, jumlah pengunjung Kebun Binatang itu di hari biasa berkisar 2.500 hingga 5.000 orang. 

Di akhir pekan seperti Sabtu, pengunjung Ragunan bisa mencapai 15.000 pengunjung. Sedangkan hari Minggu bisa mencapai 40.000 hingga 50.000 pengunjung.

"Untuk akhir pekan kita ambil jalan tengah, pengunjung dibolehkan cuma 10 ribu orang untuk Sabtu dan Minggu," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Ragunan, Ketut Widarsana, dikutip dari Republika.

Dijelaskan Ketut, cara mengatur jumlah pengunjung ke Ragunan akan dilakukan dengan mewajibkan pengunjung mendaftar secara daring (online). Sebelum ke Ragunan, pengunjung harus terlebih dahulu mendaftarkan diri, mengisi formulir melalui google form yang akan segera disebar.

Dalam formulir pendaftaran tersebut diisi beberapa ketentuan pengunjung Ragunan, mulai dari harus membawa masker dan hand sanitizer sendiri, tidak sedang sakit atau tidak batuk dan pilek.

"Setelah mendaftar daring, petugas di loket layanan akan memverifikasi pengunjung dengan pemeriksaan suhu tubuh dan kesehatannya. Kalau batuk pilek bisa kita tolak, boleh mendaftar hari berikutnya," kata Ketut.

Selain membatasi jumlah pengunjung, Ragunan juga membatasi jarak fisik antar pengunjung di tiap-tiap wahana atau kandang satwa. Beberapa wahana seperti area bermain anak-anak, sepeda keliling dan kereta wisata ditutup sementara.

Yang jelas, belum ada keputusan final soal kapan Ragunan akan terbuka kembali untuk umum. Hal ini masih menunggu keputusan dari Pemprov DKI Jakarta terkait berakhirnya masa PSBB.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar