Yamaha

Hari Pancasila, Jargon Gotong Royong Benar-benar Ada di Masa Pandemi

  Selasa, 02 Juni 2020   Widya Victoria
Li Claudia Chandra (dok pribadi)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini dinilai berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Segala aspek kehidupan masyarakat menjadi berubah.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan, Li Claudia Chandra mengatakan bahwa sudah tiga bulannya Indonesia dilanda wabah COVID-19.

"Sudah banyak korban jiwa karena wabah ini. Kehidupan masyarakat dalam keseharian berjalan tidak seperti biasanya. Kegiatan kerja, sekolah, beribadah dan berusaha dilakukan dari rumah dan berjarak," melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Senin (1/6/2020) malam.

Meskipun begitu kata dia, memaknai Hari Pancasila tidak bisa terhalang akibat wabah ini. Pancasila tetap menjadi pemersatu bangsa Indonesia.

"Hari ini 1 Juni, bangsa kita memperingatinya sebagai Hari Kelahiran Pancasila, satu kata yang menjadi pengikat pemersatu bangsa ini. Bung Karno bersama para Bapak Pendiri Bangsa lainnya menggunakan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia kala itu," sambung perempuan politisi yang akrab disapa Alin tersebut.

Alin mengajak masyarakat untuk tetap senantiasa menjalankan lima sila dalam tubuh Pancasila, yang memiliki inti kemanusiaan dan persaudaraan. 

"Masa pandemik ini banyak di sekitar kita yang terdampak. Banyak orang kehilangan pekerjaan, tidak dapat berusaha dan berdagang. Di situlah kita harus hadir dan berbagi. Solidaritas bangsa ini sangatlah hebat, jargon gotong royong benar-benar ada dan berjalan di masyarakat saat ini, saling bantu dan berbagi merupakan perwujudan nyata Pancasila," tegas Alin yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel.

"Hari ini kita menyaksikan perwujudan dan pelaksanaan dari sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta Persatuan Indonesia berjalan di masayarakat kita," sambungnya.

Terpenting, kata dia, masyarakat mampu melalui wabah ini dengan selamat adalah bentuk bersolidaritas. Termasuk menjalankan berbagai arahan medis agar terhindar dari virus dengan bersama sama mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker bila di ruang publik, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan serta melaksanakan hidup sehat. 

"Kebersamaan dan kekompakan kita semua dalam menjalankan protokol kesehatan merupakan wujud pelaksanaan Pancasila," tandas Alin. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar