Yamaha

Camat: Cilandak Siap PSBL Tapi Tunggu Keputusan Gubernur Anies

  Selasa, 02 Juni 2020   Khoirur Rozi
Peta kasus COVID-19 di DKI Jakarta (corona.jakarta.go.id)

CILANDAK, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta dikabarkan bakal menerapkan pembatasan sosial berskala lokal (PSBL) di tingkat rukun warga (RW). 

Tercatat ada sekitar 62 RW di Jakarta yang akan ditetapkan sebagai wilayah PSBL.

Salah satu wilayah yang disebut akan menerapkan PSBL adalah Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Ada tiga RW yang bakal melakukan pembatasan lokal di kecamatan ini, yakni RW 02 dan RW 08 di Kelurahan Pondok Labu, kemudian RW 05 di Kelurahan Lebak Bulus.

Saat dikonfirmasi, Camat Cilandak, Mundari, mengatakan, pemberlakuan PSBL di tiga RW tadi menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Saat ini sosialisasi sudah dilakukan kepada tiga RW tersebut.

"Untuk sementara belum di-launching oleh Pak Gubernur. Kemarin baru sosialisasi dulu ke RW. Jadi, kami belum bisa bergerak dulu untuk urusan teknis," kata Mundari saat dihubungi Ayojakarta, Selasa (2/6/2020).

Menurut Mundari, penerapan PSBL menunggu keputusan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diperpanjang atau tidak. Teknis pelaksanaan PSBL juga akan dijelaskan Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi belum diterapkan, kan masih ada PSBB. Apakah PSBB diperpanjang atau tidak, baru nanti PSBL," ujarnya.

Informasi yang redaksi dapat menyebut PSBL akan diberlakukan selama 14 hari sejak ditetapkan. Teknis pelaksanaannya kemungkinan serupa dengan PSBB yang diterapkan se-DKI Jakarta. PSBL dilakukan untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19.

"Rencananya sih tetap 14 hari, misalnya mulai 4 Juni. Kemudian nanti berlaku 14 hari sampai tanggal 18 Juni misalnya. Ini seperti PSBB, hanya muatannya lokal di Gugus Tugas RW," ungkap Mundari.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar