Yamaha

Akhirnya, Pedagang Pasar Gembrong Diancam Denda Rp5 - 10 Juta

  Selasa, 02 Juni 2020   Aldi Gultom
Suasana aktivitas jual-beli di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur,, Jumat (29/5/2020). (Ayojakarta.com)

JATINEGARA, AYOJAKARTA.COM -- Petugas keamanan mulai tegas kepada para pedagang Pasar Gembrong yang membandel berjualan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Jika masih tetap berjualan kita berikan sanksi tegas yaitu denda dari Rp 5 juta - Rp 10 juta,” terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kecamatan Jatinegara, Sadikin, kepada tim Sudin Kominfotik Jakarta Timur, Selasa (2/5/2020).

Pemberitahuan agar tidak berjualan dilakukan kembali oleh jajaran Kecamatan Jatinegara bersama aparat TNI dan Polri. Sebelumnya para pedagang telah sering menerima imbauan tapi masih ditemukan yang berjualan.

AYO BACA : Sudah Tiap Hari Diingatkan, Pedagang Pasar Gembrong Tetap Membandel

“Kami meminta untuk sementara di masa PSBB ini tidak berjualan,” jelas Sadikin, 

Mayoritas pedagang Pasar Gembrong memang tidak termasuk bidang yang dikecualikan oleh peraturan PSBB.

Soal denda yang dikenakan kepada para pedagang tersebut, menurut Sadikin akan langsung disetorkan ke rekening Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta. Para pedagang yang melanggar juga bisa langsung mentransfer ke Bank DKI. 

“Penjual bisa langsung membayar atau transfer ke bank DKI atau melalui kita juga bisa dan langsung kita transfer ke Bank DKI,” terang Sadikin.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar