Yamaha

Langgar Protokol Kesehatan, Kior di Pasar Gembong Jakarta Timur Ditutup

  Rabu, 03 Juni 2020   Fitria Rahmawati
Ilustrasi penutupan pasar karena virus corona. [Suarajogja.id / M Ilham Baktora]
 
JATINEGARA, AYOJAKARTA.COM - Kios, toko, dan pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar protokol kesehatan di Pasar Gembrong Jatinegara ditutup Satpol PP Jakarta Timur. 
 
"Kegiatan dibagi tiga regu, dua menutup tempat usaha yang tidak diperbolehkan beroperasi, satu regu melakukan sosialisasi," kata Kasatpel Satpol PP Jatinegara, Sadikin, di Jakarta, Selasa (2/6/2020) sore.
 
Hampir 50 pedagang yang membuka usaha mainan pada bangunan permanen maupun lapak semi permanen dibongkar petugas dan pintu toko ditutup serta disegel. Tidak ada barang dagangan yang disita petugas, tetapi beberapa lapak pedagang yang semi permanen disita untuk barang bukti.
 
Selama proses penertiban berlangsung, pedagang tampak pasrah lapak mereka dibongkar paksa serta disita petugas. Sedangkan, mainan yang dijual di toko-toko diarahkan petugas untuk dimasukkan ke dalam dan pintu toko ditutup rapat.
 
"Setelah PSBB (pembatasan sosial berskala besar) berakhir akan ada pengumuman lebih lanjut dari gubernur. Pedagang kita larang beroperasi sampai masa PSBB dicabut gubernur," ujarnya.
 
Apabila masih ada pedagang yang kembali membuka dagangan mereka selama masa PSBB, kata Sadikin, akan ditindak tegas sesuai Pergub 41 tahun 2020 tentang saksi PSBB.
 
"Usaha yang dilarang beroperasi tapi melanggar akan didenda Rp5 hingga Rp10 juta dan usahanya akan ditutup," katanya.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar