Yamaha

Diduga ODP dan PDP Covid-19, Dua Bayi Baru Lahir di Cianjur Meninggal

  Rabu, 03 Juni 2020   Budi Cahyono
[ilustrasi] Dua bayi baru lahir di Cianjur meninggal

CIANJUR, AYOJAKARTA.COM -- Dua bayi baru lahir yang meninggal di RSUD Sayang Cianjur, berusia satu dan dua hari, diduga ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Informasi yang dihimpun Ayobandung.com dari sumber di RSUD Sayang Cianjur, kedua bayi tersebut lahir pada 24 Mei lalu anak dari Ibu SS berjenis kelamin perempuan dinyatakan PDP dan Ibu SN melahirkan bayi umur dua hari pada 27 Mei ditetapkan ODP.

 “Berdasarkan surat keterangan tertera PDP dan ODP kedua bayi tersebut, kalau alasannya saya tidak tahu,” ujar sumber di RSUD Sayang Cianjur.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan belum bisa memberikan keterangan, lantaran harus konfirmasi dulu pada pihak RSUD Sayang.

 “Wah saya tidak tahu ada bayi umur 0 hari dan dua hari dinyatakan ODP dan PDP, saya harus konfirmasi dulu pada pihak rumah sakit mengenai hal ini,” terang Yusman Faisal pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Rabu (3/6/2020).

Yusman mengungkapkan mungkin saja ada bayi baru lahir terindikasi ODP maupun PDP, kalau memang ibunya atau saudaranya sudah terindikasi Covid-19.

“Bisa saja sih, segala kemungkinan bisa. Mungkin ibunya positif atau saudaranya tertular Covid-19, tapi saya tidak berani mengatakan iya atau tidak, adanya dua bayi baru lahir yang meninggal sebagai ODP maupun PDP,” jelasnya.

Sementara Kepala Sub Bagian Humas RSUD Sayang Cianjur, Diana Wulandara saat dikonfirmasi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp belum memberikan jawaban hingga berita ini ditulis.(M Ikhsan)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar