Yamaha

Pengamat: Era New Normal Tak Bisa Dihindari

  Kamis, 04 Juni 2020   Khoirur Rozi
Ilustrasi (dok AyoMedia Network)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengungkapkan fase new normal tidak bisa dihindari sebagai konsekuensi mengembalikan roda perekonomian. Menurutnya, jika sektor ekonomi tidak dijalankan, maka krisis akan semakin parah.

"Ada beberapa prediksi jika virus ini bertahan hingga Agustus 2020, itu diperkirakan bakal mengalami sosial ekonomi yang lebih parah lagi. Oleh karena itu mau tidak mau kita harus masuk ke dalam era baru atau new normal," kata Karyono dalam diskusi yang diselenggarakan IPI, Kamis (4/6/2020).

AYO BACA : Ketum IDI: New Normal Bukan Hidup Bebas Sebenarnya, Tapi...

Meski begitu, kata Karyono, pro-kontra terhadap era kenormalan baru cukup kuat. Tak sedikit masyarakat merasa pesimistis terhadap kenormalan baru yang dianggap menjadi solusi untuk mengatasi krisis ekonomi.

Oleh karena itu, Karyono berpandangan pemerintah perlu membangun optimisme di tengah masyarakat untuk menghadapi new normal.

AYO BACA : Ini Kata Karyawan yang Berkantor di Jakarta Tentang New Normal

"Memang ada pro dan kontra new normal. Banyak juga yang menghadapi new normal ini dengan pesimisme. Oleh karena itu, pemerintah saya kira perlu membangun optimisme agar kita bisa melewati era new normal ini dengan keberhasilan," ujar Karyono.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo tengah mewacanakan bakal membuka sejumlah sektor perekonomian secara bertahap. Ini dilakukan untuk memulihkan ekonomi negara yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Jokowi bahkan menginstruksikan pemulihan ekonomi secara tepat dan cepat. Hal ini dia sampaikan pada saat memimpin rapat terbatas penetapan program pemulihan ekonomi nasional dan perubahan postur APBN tahun 2020 di Istana Merdeka, Kamis (4/6/2020).

“Tantangan terbesar kita saat ini adalah bagaimana menyiapkan program pemulihan ekonomi yang tepat, dieksekusi dengan cepat, dengan kecepatan, agar laju pertumbuhan ekonomi negara kita tidak terkoreksi lebih dalam lagi,” kata Jokowi dikutip dari situs resmi Sekretariat Presiden.

AYO BACA : Perpanjang PSBB Jakarta, Anies Tetapkan Masa Transisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar