Yamaha

Bongkar Narkoba di Sukabumi, Ketua MPR: Polisi Tak Pulang Sampai 2 Bulan

  Jumat, 05 Juni 2020   Widya Victoria
Ketua MPR, Bambang Soesatyo

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pandemi COVID-19 nampaknya tidak menghalangi pelaku kriminal untuk beraksi. Bagi mereka, mungkin pandemi merupakan waktu yang tepat untuk melakukan kejahatan, akibat kepolisian disibukkan oleh COVID-19.

Jika kepolisian dianggap lengah justru keliru. Terbukti dengan penangkapan enam pelaku baru yang menyelundupkan sabu seberat 402 kilogram (kg) di Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (3/6/2020) lalu.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Satgassus Polri ini hanya dalam kurun waktu kurang dari dua minggu. "Ini pencapaian yang luar biasa, dalam kurun waktu kurang dari dua minggu, Satgassus Polri kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku kejahatan narkobaā€¯.

Bamsoet menilai Satgassus Polri telah mengorbankan banyak waktu untuk menangkap para kriminal itu. "Mereka ada yang sampai dua bulan belum kembali ke rumah, sehingga perlu diapresiasi lebih untuk kinerjanya," beber Bamsoet.

Mantan ketua DPR tersebut menegaskan, dengan keberhasilan ini, setidaknya pihak kepolisian telah menyelamatkan sekitar 1,608 juta jiwa. "Perhitungannya begini, satu kilogram sabu itu bisa dipakai oleh 4000 jiwa, dikalikan dengan total penangkapan, 1.608.000 jiwa telah terselamatkan," jelas Bamsoet.

Bamsoet juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat dan lembaga untuk mendukung kinerja kepolisian. Menurutnya, pemberantasan narkoba di Indonesia harus lebih dipertegas demi menyelamatkan generasi masa depan Indonesia.

Sebelumnya, Satgassus Polri telah berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional asal Iran dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 831 kg. Satgassus juga menangkap dua orang, yaitu BA asal Pakistan dan AS asal Yaman.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar