Yamaha

Bertambah 102, Positif COVID-19 di Jakarta 7.786 Kasus

  Sabtu, 06 Juni 2020   Khoirur Rozi
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (Antara/Livia Kristianti)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Data terkini perkembangan COVID-19 di Jakarta menunjukkan penambahan 102 kasus positif baru sejak kemarin.

Sehingga, kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta mencapai 7.786 kasus pada hari ini.

Angka kematian akibat virus corona juga bertambah 3 kasus sehingga totalnya menjadi 535 kasus kematian. 

Sementara itu pasien yang telah dinyatakan sembuh juga bertambah 89 orang, sehingga totalnya menjadi 2.840 orang.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.635 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.776 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, dalam keterangan resminya, Sabtu (6/6/2020).

Ani juga menyampaikan data orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 17.113 orang. Sedangkan pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 11.873 orang.
 
Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.
 
Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai 4 Juni sebanyak 167.249 sampel.
 
"Pada 5 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 1.505 orang, 1.052 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 102 positif dan 950 negatif," ujarnya.
 
Rapid test juga masih dilakukan di 6 wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 165.249 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase reaktif COVID-19 sebesar 4 persen atau 6.121 orang dan 159.128 orang dinyatakan non-reaktif.

Untuk kasus reaktif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. Bila hasilnya positif, pasien akan dirujuk ke Wisma Atlet atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5 - 2 meter," imbuhnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar