Yamaha

Transjakarta Belum Operasikan Seluruh Rute di Masa PSBB Transisi

  Sabtu, 06 Juni 2020   Khoirur Rozi
Bus Trans Jakarta menaikkan dan menurunkan penumpang di Halte Masjid Agung, Jakarta Selatan, Jumat (13/9). [Suara.com/ Angga Budhiyanto]

TEBET, AYOJAKARTA.COM - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) belum membuka seluruh layanan di masa PSBB transisi. Transjakarta baru mengoeprasikan armadanya di rute utama pada 13 Koridor.

Meski demikian, Transjakarta menambah 3 rute Non koridor terintegrasi dengan stasiun KCI yakni 1B (Stasiun Palmerah – Tosari), 1H (Stasiun Gondangdia) dan 6M (Stasiun Manggarai – Bundaran Senayan).

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Transjakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, kebijakan ini mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Transjakarta mematuhi protokol kesehatan Covid-19 selama masa transisi di Jakarta.

"Ketentuan tersebut diterapkan mengingat masa transisi adalah masa penentuan apakah akan dilanjutkan pelonggaran atau tidak, sehingga menjadi sangat krusial bagi Transjakarta untuk tetap menjalankan protokol darurat covid-19 selama masa transisi ini," kata Nadia lewat keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2020).

Adapun jam operasional Transjakarta juga berbubah. Selama PSBB sebelumnya Transjakarta beroperasi mulai pukul 06.00-18.00, namun kini diganti menjadi pukul 05.00 WIB-22.00 WIB. Kemudian penambahan operasional layanan khusus bagi tenaga kesehatan pada pukul 22.00 – 24.00 WIB. 

"Layanan untuk petugas kesehatan Transportasi Tenaga Medis dan Padamedis (TTMP), Tenaga Rumah Sakit (TRS) dan Transcare beroperasi normal,"ujarnya.

Sementara itu, lanjut Nadia, operasional lainnya seperti layanan wisata, layanan mikrotrans, layanan bus gratis, layanan non koridor wilayah perbatasan, dan layanan premium Royaltrans belum beroperasi dalam waktu dekat ini. 

Nadia juga menuturkan, Transjakarta tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi penumpang seperti cek suhu tubuh, menyediakan fasilitas cuci tangan, wajib masker, jaga jarak, dan pembatasan kapasitas penumpang.

"Kapasitas angkut pelanggan dalam bus 50 persen dari kapasitas normal. Untuk bus single
kapasitas maksimum adalah 30 orang dan bus gandeng hanya dapat mengangkut kapasitas maksimal 60 orang," terangnya.

Berikut adalah rute yang beroperasi di 13 koridor selama masa PSBB transisi di Jakarta:

  1. Koridor 1 Blok M – Kota
  2. Koridor 2 Pulogadung 1 – Harmoni
  3. Koridor 3 Kalideres – Pasar Baru
  4. Koridor 3F Kalideres – Gelora Bungkarno
  5. Koridor 4 Pulogadung 2 – Tosari
  6. Koridor 4C TU GAS – Bundaran Senayan
  7. Koridor 4D Pulogadung 2 – Kuningan
  8. Koridor 5 Kampung Melayu – Ancol
  9. Koridor 5C PGC 1 – Harmoni
  10. Koridor 6 Ragunan – Halimun
  11. Koridor 6A Ragunan – Monas Via Kuningan
  12. Koridor 6B Ragunan – Monas Via Semanggi
  13. Koridor 7 Kampung Rambutan – Kampung Melayu
  14. Koridor 8 Lebak Bulus – Harmoni
  15. Koridor 8A Grogol 2 – Harmoni
  16. Koridor 9 Pinang Ranti – Pluit
  17. Koridor 10 PGC 2 – Tanjung Priok
  18. Koridor 11 Kampung Melayu – Pulo Gebang
  19. Koridor 12 Penjaringan – Sunter Boulevard Barat
  20. Koridor 13 Ciledug – Tendean
  21. Koridor 13A Puribeta – Blok M
  22. Koridor 13C Puribeta – Dukuh Atas
  23. Koridor 13E Puribeta - Kuningan
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar