Yamaha

Anies: Ganjil-Genap Belum Urgen Berlaku di Jakarta

  Senin, 08 Juni 2020   Khoirur Rozi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

MENTENG, AYOJAKARTA.COM -- Penerapan kebijakan Ganjil-Genap bagi kendaraan bermotor di Ibu Kota baru bisa diaktifkan kembali jika sudah ada keputusan Gubernur DKI Jakarta. 

"Ganjil-Genap dilakukan maka akan ada Surat Keputusan Gubernur. Selama belum ada Surat Keputusan Gubernur, maka tidak ada Ganjil-Genap," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Senin (8/6/2020).

Menurut Anies, urgensi kebijakan Gage diberlakukan ketika tingkat keramaian orang di luar rumah tak bisa dikendalikan. "Kebijakan itu dilakukan jika dipandang perlu ada pengendalian jumlah penduduk di luar rumah, karena ternyata yang keluar rumah lebih banyak daripada yang bisa dikendalikan," ujarnya.

Selain itu, tolak ukurnya adalah angka penularan kasus COVID-19 di Jakarta. Jika kasus positif terus melonjak, maka kebijakan Gage diberlakukan untuk mengendalikan mobilitas orang, baik dari dalam maupun luar Jakarta.

"Kita akan lihat jumlah kasus. Kita akan lihat jumlah orang bepergian. Dari situ nanti bila diperlukan, baru digunakan. Bila tidak diperlukan, ya tidak digunakan," jelasnya.

"Sama seperti PSBB. Bila wabahnya ternyata meningkat, jumlah kasus bertambah, maka diterapkan PSBB. Jadi bukan berarti kalau ada dalam aturan pasti dilaksanakan, pasti digunakan," imbuh Anies.

Kebijakan Gage ditiadakan sejak 15 Maret 2020 saat sejumlah aktivitas mulai dibatasi. Gage ditiadakan saat itu untuk mengurangi kepadatan di angkutan umum.

Anies kembali mengatur Gage dalam Keputusan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 Tentang PSBB Transisi. Dalam pasal 17 Ayat 2 poin a menyebutkan, kendaraaan bermotor pribadi berupa sepeda motor dan mobil beroperasi dengan prinsip ganjil genap pada kawasan pengendalian lalu lintas.

Kemudian pada Pasal 18 Ayat 3 menyatakan, pemberlakuan kawasan pengendalian lalu iintas dengan sistem ganjil genap ditetapkan dengan Keputusan Gubernur. Selanjutnya, pada Ayat 4, pedoman teknis mengenai ruas jalan yang diberlakukan ganjil-genap diatur oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar