Yamaha

Ojol di Bogor Dinilai Berisiko Angkut Penumpang

  Selasa, 09 Juni 2020   Fira Nursyabani
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Bogor memandang terlalu berisiko mengoperasikan kembali layanan ojek online di tengah situasi masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi wabah virus corona. 

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjelaskan, sesuai Peraturan Wali (Perwali) Kota Bogor Nomor 44 Tahun 2020 atas perubahan Perwali Kota Bogor Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19 di Kota Bogor tersirat tentang aturan mengenai physical distancing atau menjaga jaga jarak aman.

"Bila ojol (ojek online) kembali mengangkut penumpang, maka tak ada lagi jaga jarak. Kita masih menegakkan aturan jaga jarak. Karena di Perwali 44 itu kan kita berlakukan sosial dan physical distancing," kata Dedie, Selasa (9/6/2020) seperti dimuat Ayobogor.com.

Meski begitu, sambung Dedie, Pemkot tetap akan mempertimbangkan dan membahas lebih lanjut bersama para pihak terkait layanan transportasi ojol. 

Menurut Dedie, dari pihak Gojek sendiri telah menyampaikan kesiapan layanannya dalam rangka mendukung pemerintah memutus mata rantai penularan virus corona di Kota Bogor.

"Pertama, Gojek telah memiliki Posko Aman di lima wilayah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bogor. Di posko tersebut, setiap driver mendapat pelayanan kesehatan yang mengacu pada protokol COVID-19 mulai dari pengecekan suhu, penyemprotan desinfektan pada kendaraan, hingga pemberian hand sanitizer," katanya.

Kedua, masih kata Dedie, pihak Gojek juga sedang mempertimbangkan penyediaan layanan hairnet pada helm untuk penumpang. Atau, penumpang diminta untuk membawa helm sendiri.

Selain itu, Dedie menyebut, Gojek sedang merancang inovasi untuk membuat dinding pembatas antara penumpang dengan pengemudi. Sehingga, penumpang merasa aman dan nyaman karena tidak langsung bersentuhan fisik.

"Ada pembatasnya dalam bentuk akrilik. Ini nantinya bisa lebih memberikan keamanan dari sisi penumpang tidak langsung bersentuhan dengan tubuh dari driver," ucap dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar