Yamaha

34 Pelanggar PSBB Terjaring di Pasar Kramat Jati, 5 Diisolasi

  Selasa, 09 Juni 2020   Editor
Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur

KRAMAT JATI, AYOJAKARTA.COM -- Hari kelima masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta masih ditemukan banyak pelanggaran. 

Seperti di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/7/2020) terjaring 34 pelanggar. Mereka dikenai sanksi sosial dan sanksi administrasi.

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, pemberian sanksi ini untuk memberikan efek jera bagi warga agar tidak melakukan pelanggaran, sekaligus upaya menegakkan Pergub 51/2020 tentang Pengawasan PSBB di Masa Transisi menuju Masyarakat Sehat Aman dan Produktif.

"Dari 34 pelanggar ini, 17 orang dikenai sanksi kerja sosial,12 disanksi denda administrasi masing-masing Rp 250 ribu," jelas Eka dikutip dari Berita Jakarta.

Selain sanksi kerja sosial dan administrasi, lanjut Eka, lima pelanggar PSBB lainnya dibawa ke GOR Ciracas untuk isolasi karena tak memiliki identitas. Mereka bisa dipulangkan ke rumah apabila ada pihak keluarga yang menjadi penjamin.  

Untuk mencegah penyebaran virus corona di area pasar, Eka mengimbau agar pengelola Pasar Induk Kramat Jati untuk segera membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Personil gugus tugas ini berasal dari internal pengelola dan berkolaborasi dengan para pedagang di pasar," tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar