Yamaha

Empat Tahap PSBB Depok, Satpol PP Tindak 8.297 Pelanggar

  Selasa, 09 Juni 2020   Budi Cahyono
[ilustrasi] Polisi mengimbau pengendara motor berboncengan yang akan menuju Jalan Raya Margonda saat hari pertama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Jakarta dan Depok, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (15/4). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memberlakukan PSBB di lima wilayah yaitu, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi selama 14 hari hingga Selasa (28/4/2020) untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Foto: Republika/Putra M. Akbar)

DEPOK, AYOJAKARTA.COM --  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai tahap I hingga IV Kota Depok, Satpol PP telah menindak ribuan pelanggar.

Berdasarkan hasil pelaksanaannya, total pelanggaran PSBB 8.297 kasus dari penindakan masker, tempat usaha, maupun pusat keramaian.

AYO BACA : Pelanggar PSBB Jakarta Pusat Dikenakan Sanksi Sosial, Belum Ada yang Didenda

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, pada tahap pertama 15  hingga 28 April terdapat 852 kasus. Dengan rincian 217 penindakan tidak menggunakan masker dan 454 penindakan tempat usaha.

"Untuk tahap pertama terdapat 172 kasus di titik kerumunan dan sembilan kasus di tempat ibadah," ungkap Lienda, Selasa (9/6/2020).

AYO BACA : Ingat, Pelanggar PSBB Tangerang Mulai Hari Ini Bisa Disanksi

Pelanggar PSBB meningkat pada PSBB Tahap II pada 29 April hingga 12 Mei, dengan menindak 3.041 kasus pelanggaran. Dengan rincian 1.069 kasus penindakan masker, 1.491 penindakan tempat usaha, dan 443 kasus di titik kerumunan, dan 38 kasus di tempat ibadah.

PSBB Tahap III yang berlangsung pada 13 Mei hingga 29 Mei terdata 3.196 kasus pelanggaran. Dengan rincian 2.016 kasus penindakan masker, 1.039 kasus di tempat usaha, dan 787 kasus di titik kerumunan.

"Untuk PSBB Tahap IV yang berlangsung pada 30 Mei hingga 4 Juni terdapat 1.208 kasus. Dengan rincian 1.065 kasus penindakan masker, 112 kasus di tempat usaha, dan 787 kasus di titik kerumunan," jelas Lienda.

Dia berharap, masyarakat Depok dapat semakin sadar dan terus memperhatikan protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

"Tentunya hal tersebut sebagai langkah dalam mencegah penularan Covid-19 di Kota Depok," ucap Lienda. 

AYO BACA : Pemkot Depok Usul ke Pemprov DKI Soal Pengaturan Jam Kerja Pegawai

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar