Yamaha

Datangi Jenazah Positif Covid-19, Puluhan Ojol di Surabaya Akan Jalani Rapid Test

  Kamis, 11 Juni 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi vius corona/ shutterstock

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM - Seorang pengemudi ojek online (ojol) perempuan, DAW dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Ia meninggal karena dijambret di Surabaya. Namun, saat meninggal jenazah DAW didatangi puluhan rekan sesama ojol di RSU dr Soetomo Surabaya, pada Minggu (7/6/2020) malam.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widiyanto mengatakan akan melakukan pelacakan kepada keluarga mendiang DAW. Keluarga akan menjalani tes corona agar terdeteksi apakah ikut terjangkit.

"Untuk keluarga dari korban, akan dilakukan pendalaman tracing dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Surabaya," ujar Irvan, Rabu (10/6/2020) malam.

Selain itu, kata Irvan, para pengemudi ojol yang sempat menggeruduk kamar jenazah DAW juga akan menjalani rapid test.

"Saat ini pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Surabaya masih mencari siapa-siapa yang ada di lokasi untuk melakukan tracing rapid tes, karena memang korban dikabarkan positif," ujarnya.

"Ketika nanti mendapatkan nama-namanya, akan dilakukan rapid tes pada semua yang ada di kamar mayat maupun pemakaman dari korban," katanya menambahkan.

Menutut dia, proses ini dijalankan oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Surabaya, karena ditakutkan terbentuknya klaster baru.

Sebelumnya, sekitar puluhan ojol mendatangi kamar mayat. Kedatangan mereka dipicu adanya kabar, jika jenazah rekan mereka, yakni DAW, yang meninggal karena jadi korban pejambretan, tidak diperbolehkan keluar dari kamar mayat rumah sakit dr Soetomo Surabaya karena diduga terjangkit corona.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar