Yamaha

Facebook Pecat Karyawan yang Protes Kebijakan Mark Zuckerberg

  Minggu, 14 Juni 2020   Editor
Mark Zuckerberg

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Facebook telah memecat seorang karyawan yang mengkritik keputusan Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg untuk membiarkan Presiden Donald Trump semena-mena menyebarkan konten yang memuja kekerasan di tengah gelombang demonstrasi Black Lives Matter pasca-kematian George Floyd.

Brandon Dail, seorang insinyur komputer di Seattle, menulis di Twitter pada 2 Juli lalu, ia diberhentikan karena memarahi seorang kolega yang tak mau memasukkan pernyataan untuk mendukung gerakan Black Lives Matter dalam sebuah dokumen developer yang akan diterbitkan. Demikian diwartakan ABC.

Sehari sebelumnya, juga lewat Twitter, ia dan sejumlah karyawan mengkritik bos mereka sendiri, Mark Zuckerberg karena membiarkan Donald Trump menyebar postingan yang memuja kekerasan untuk mengancam para demonstran.

"Saya meminta @Vjeux untuk mengikuti contoh @reactj... tetapi ia menolak secara pribadi, ia mengklaim bahwa sesuatu open source seharusnya tak politis. Tidak membuat pernyataan saja sebenarnya sudah politis," tulis Dail.

Dail sendiri, setelah dipecat, mengaku tidak menyesal. Tetapi ia menolak untuk bicara lebih lanjut saat diminta untuk berkomentar.

Facebook mengonfirmasi soal pemecatan Dail, tetapi menolak untuk memberikan informasi tambahan. Perusahaan mengatakan selama pemogokan, karyawan yang berpartisipasi tidak akan mendapatkan sanksi. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar