Yamaha

Pemprov Jateng Siapkan Anggaran untuk Dukung Jogo Tonggo

  Senin, 15 Juni 2020   Budi Cahyono
Tim gabungan dari beberapa kelurahan di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, bersama Koramil dan Polsek Gunungpati melakukan operasi masker di Jalan Muntal Gunungpati, Senin (15/6/2020). (Ayosemarang.com/Kemmy Wijaya)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Dalam rangka penanganan COVID-19, Program Jogo Tonggo dirasa mampu menjadi penggerak daya masyarakat, untuk kembali memupuk rasa sosial, tanggung jawab dan gotong royong dalam masyarakat.

Provinsi Jawa Tengah akan menyiapkan sejumlah anggaran untuk pelaksanaan Jogo Tonggo.

Nantinya, anggaran tersebut untuk kebutuhan belanja berbagai barang penunjang tersebut, seperti masker, thermo gun, sprayer, APD

AYO BACA : Ombudsman Jateng Terima 87 Laporan, Terbanyak Persoalan Bansos

Sipil untuk petugas penyemprot, sepatu boot, dan desinfektan yang didistribusikan ke seluruh desa/kelurahan di Provinsi Jawa Tengah.

Diharapkan, Jogo Tonggo mampu untuk memperkuat/mempersiapkan proses adaptasi masyarakat menuju ke kenormalan baru. Selain itu, dalam Pembentukan Satgas Jogo tonggo diharapkan mampu memperhatikan 4 hal, yaitu kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan, serta hiburan. 

"Sebagai contoh dengan memberlakukan kebijakan pemakaian masker bagi warga di lingkungan RT/RW masing – masing, atau melakukan screening awal, cek suhu tubuh, menyediakan sarana – prasarana cuci tangan dengan sabun di titik tertentu, di mana semua bersumber daya masyarakat," ujar Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo, Senin (15/6/2020).

AYO BACA : Ribuan Warga Jateng di Jakarta Terima Bantuan Bahan Pangan

Kemudian juga melaksanakan hal – hal lainnya secara sukarela seperti pencatatan warga yang terdampak COVID-19, warga yang sedang menjalani perawatan dan yang sudah sembuh, serta memastikan ketersediaan bahan pangan.

"Seperti yang telah dilakukan di beberapa kelurahan, seperti Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Semarang di mana warga bergotong-royong mendirikan dapur umum memenuhi kebutuhan warga yang terdampak COVID-19," tambahnya.

Bahkan di Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Semarang Selatan juga telah dilaksanakan kegiatan Berbagi Berkah dengan mengumpulkan bahan

pangan yang dibagikan kepada ke sesama warga.

"Jogo Tonggo tidak hanya dilaksanakan ketika pandemi COVID-19 berlangsung, tetapi juga dapat diimplementasikan setelah pandemi COVID-19 selesai sehingga tercapai suatu bentuk pola yang menjadi kebiasaan warga untuk lebih menjaga/peduli terhadap lingkungan sekitar," katanya. (Vedyana)

AYO BACA : Ribuan Warga Jateng di Jakarta Terima Bantuan Bahan Pangan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar