Yamaha

Ini Peraturan di Car Free Day Sudirman-Thamrin yang Besok Dibuka Lagi

  Sabtu, 20 Juni 2020   Aldi Gultom
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Ayojakarta.com)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta membuka kembali agenda Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang lebih dikenal dengan Car Free Day (CFD).

CFD di ruas Jalan Sudirman-MH Thamrin akan kembali berjalan pada esok hari (Minggu, 21/6/2020). Namun, pelaksanaannya di masa PSBB Transisi ini tetap wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

Berkaitan PSBB Transisi pula waktu pelaksanaan CFD dipersingkat, menjadi mulai pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. Normalnya, CFD berlangsung dari pukul 06.00 sampai 11.00 WIB.

"Ibu hamil, anak di bawah umur 9 tahun, lansia di atas umur 60 tahun, dan orang-orang dari segala usia yang memiliki dasar kondisi medis serius serta memiliki risiko yang tinggi terhadap penyakit COVID-19, dilarang beraktivitas di area HBKB," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Dia meminta masyarakat melakukan self assessment (menilai kondisi diri sendiri), misalnya menentukan normal tidaknya suhu tubuh dan mendeteksi ada tidaknya gejala flu sebelum beraktivitas di area CFD.

"Jika ada gejala itu, sebaiknya tidak melakukan aktivitas atau berolahraga di luar ruangan bersama-sama," kata Syafrin

Warga yang hendak mengikuti CFD harus bersedia melaksanakan protokol kesehatan antara lain selalu menjaga jarak aman dengan orang lain, selalu menggunakan masker, dan membawa hand sanitizer.

"Beberapa titik di Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin juga sudah disediakan wastafel dan sabun untuk memfasilitasi warga yang ingin mencuci tangan. Kami sudah minta manajemen bangunan di kawasan HBKB untuk menyiapkan wastafel," ungkapnya.

Selain itu, Pemprov DKI juga melarang pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di area CFD selama PSBB Transisi. 

Petugas juga akan melakukan pemisahan jalur sesuai aktivitas warga. Pesepeda menggunakan jalur paling kanan di luar jalur Transjakarta, sedangkan pelari dan pejalan kaki menggunakan jalur kiri atau menggunakan trotoar.

"Biasanya HBKB kan ada zonasi merah, kuning, dan hijau. Sekarang, seluruhnya zona merah. Artinya tidak boleh ada pedagang di sana. Seluruh peserta yang beraktivitas di HBKB harus yang sehat," tegas Syafrin.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar