Yamaha

Tinjau Pasar Palmerah, Wagub DKI Klaim Protokol Kesehatan Berjalan Baik

  Sabtu, 20 Juni 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi pasar/ Republika

GELORA, AYOJAKARTA.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau sejumlah pusat perbelanjaan untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Salah satu tempat yang dikunjungi Ariza adalah Pasar Palmerah, Jakarta Pusat.

Menurut Ariza, pelaksanaan protokol kesehatan di pasar ini sudah berjalan dengan baik. Setiap pedagang maupun pengunjung sudah memakai masker. Bahkan beberapa pedagang menggunakan pelindung wajah atau face shield.

“Alhamdulillah sejauh pencermatan saya, rambu-rambu pelaksanaan Protokol COVID-19 telah dilaksanakan dengan baik, seperti ada pembatasan pengunjung, ada tempat cuci tangan, ada tanda traffic flow-nya dibuat agar satu arah jalannya, tidak bersentuhan, kemudian pedagang pengunjung menggunakan masker bahkan face shield semua diwajibkan,” kata Ariza, Sabtu (20/6/2020).

Kemudian, Ariza juga memastikan pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 dari pemeriksaan swab telah menjalani isolasi mandiri. Sementara kios pedagang tersebut ditutup sementara untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Penindakan tegas dari Satpol PP dan Pasar Palmerah ini bisa menjadi contoh bagi semua pasar agar masyarakat menjaga kedisiplinan, kepatuhan, dan ketaatan untuk mewujudkan kerjasama yang baik," ujarnya.

AYO BACA : Wagub Kunjungi Kelurahan Duri Pulo, Anggota DPRD Puji Kecamatan Gambir

Untuk diketahui, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebelumnya menyampaikan temuan 137 pedagang pasar tradisional positif Covid-19. Jumlah itu hasil dari pemeriksaan 1.168 orang di 18 pasar tradisional di Jakarta, dengan kasus tertinggi terdapat di Pasar Kramat Jati.

"Kita petakan dari kemarin pada saat PSBB transisi kita masukin ke 18 pasar yang kita periksa ada 1,168 orang dan ternyata positif 137. Saat ini sudah dilakukan evakuasi untuk diisolasi ke wisma atlet," kata Widyastuti saat rapat bersama Komisi Eropa DPRD DKI Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Menurutnya temuan kasus positif itu lantaran ada berbagai pedagang maupun pembeli dari berbagai daerah yang berinteraksi. Keramaian itulah yang menyebabkan adanya transmisi virus Covid-19.

"Di situ lah terjadi interaksi yag intens sehingga kalau kita temukan lebih cepat kemudian dilakukan langkah-langkah pengamanan, tentu kita membantu juga bukan hanya Jakarta tapi juga daerah lain," jelasnya.

Saat ini Dinkes DKI berupaya melakukan pemeriksaan secara masif kepada pedagang pasar. Namun menurut Widyastuti untuk memeriksa mereka bukan perkara mudah. Oleh karena itu pihaknya menjalin komunikasi dengan asosiasi pedagang pasar agar para pedagang mau diperiksa.

"Sehingga pedagang yang tadinya tidam mau, dengan pelan-pelan dipersuasi dan akhirnya sebagian berkenan untuk dilakukan pemeriksaan dan kemudian dilakukan isolasi," ungkapnya.

AYO BACA : Wagub DKI Riza Patria Sambut Donasi Hotel Kapsul untuk Tenaga Medis

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar