Yamaha

Polda Akan Hadapi Kasus Pra Peradilan Aktivis Ravio Patra

  Sabtu, 20 Juni 2020   Fitria Rahmawati
Ravio Patra didampingi tim pengacara dari Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus melaporkan kasus peretasan ke Polda Metro Jaya, Senin (27/4/2020). (istimewa).

SENAYAN, AYOJAKARTA.COM - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan siap hadir dalam memenuhi panggilan pengadilan terkait dengan gugatan praperadilan aktivis Ravio Patra.

AYO BACA : Akivis Ravio Patra Lapor Polisi

"Siapa pun yang mengajukan gugatan praperadilan itu adalah haknya. Ada panggilan dari pengadilan, kami hadir. 'Kan sekarang prosesnya masih belum tahu seperti apa, masih berjalan," kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2020).

AYO BACA : AKBP HS yang Telfon Ravio Adalah Salah Satu Pelapor

Menurut Tubagus, apa yang dilakukan Ravio adalah hak penggugat. Namun ia tetap mengatakan bahwa tidak ada penangkapan Ravio dari pihaknya. Saat itu, Ravio hanya diminta diperiksa dan diminta keterangan saja.

"Kalau Ravio 'kan kemarin diamankan kita sudah tahu peristiwanya, ada apa namanya, ada share yang sifatnya provokatif, kemudian dilakukan pemeriksaan. Yang bersangkutan masih berstatus saksi, kok, sampai saat ini," kata Tubagus.

Seperti diketahui, Ravio Patra mengajukan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya atas sah/tidak sahnya penangkapan, penggeledahan, dan penyitaan oleh Polri ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2020). Permohonan praperadilan diajukan oleh tim Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus selaku kuasa hukumnya Ravio Patra terdaftar dengan Nomor 63/Pid.Pra/2020/PN-JKT.Sel tetanggal 3 Juni 2020.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan Ravio pada Rabu (22/4/2020) malam atas dugaan penyebaran pesan yang berisi hasutan dan ujaran kebencian.

AYO BACA : Aktivis Ravio Patra Akhirnya Dilepas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar