Yamaha

Sarden dan Kornet Produksi BUMD Jakarta Raih Rekor MURI

  Senin, 22 Juni 2020   Khoirur Rozi
Sarden dan kornet produksi BUMD Jakarta raih rekor MURI (foto: Humas Pemprov DKI Jakarta)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- PT Food Station Tjipinang Jaya meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai produsen produk makanan dalam kemasan dengan pengembangan dan peluncuran tercepat. Produk dari BUMD DKI Jakarta yang meraih penghargaan ini berupa sarden dan kornet.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Pendiri MURI, Jaya Suprana kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balairung Balai Kota, Senin (22/6). Menurut Jaya, produk tersebut tak hanya tercatat sebagai produk yang paling cepat diluncurkan di Indonesia, namun juga di dunia.

“Rekor yang didapat Food Station ini kelasnya bukan hanya Indonesia, melainkan ini adalah produk sarden dan kornet yang peluncurannya tercepat di dunia. Tadi dijelaskan ini dikerjakan 12 hari, nantinya ini dijadikan cambuk untuk mempercepat lagi menjadi 7 atau 6 hari,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Anies mengapresiasi langkah Food Station yang telah bekerja keras menciptakan produk makanan berkualitas dengan waktu yang amat singkat. Menurutnya, produk ini dapat memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta selama pandemi, bahkan setelah pandemi usai.

“Saya sampaikan apresiasi pada semua dan saya berharap produk ini dapat memberikan manfaat bagi semuanya. Selain itu saya juga berharap penghargaan dari MURI yang diberikan ini dapat memotivasi Food Station ataupun UMKM di Jakarta untuk membuat rekor-rekor lainnya,” ujar Anies.

Anies menambahkan, produk makanan kemasan seperti sarden dan kornet mampu menjawab tantangan masyarakat perkotaan yang membutuhkan olahan protein dengan ketahanan waktu di masa pandemi seperti sekarang.

“Kita menyadari persis bahwa berada di wilayah perkotaan bagi masyarakat kebanyakan, kebutuhan akan protein harus dipasok dengan baik, di sisi lain protein itu harus dijaga dalam waktu yang lama. Dalam kenyataannya kita butuhkan protein lintas waktu seperti bantuan bantuan pangan untuk yang terdampak, diberikan dalam bentuk protein yang sudah dipack,” jelasnya.

Menurut Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, produk olahan daging sapi dan ikan makarel itu dikerjakan dalam kurun waktu 12 hari atau 9 hari kerja. Dari mulai proses pengajuan, pembuatan desain produk, packaging, komposisi hingga kepengurusan izin merk dagang dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Alhamdulillah semuanya bisa kita kerjakan dengan cepat. Tapi meskipun begitu kualitas dari produk sarden dan kornet ini kualitasnya sangat baik dan setara dengan national brand lainnya,” ucap Arief.

Selain itu, peran Food Station sebagai produsen sarden dan kornet tersebut dapat memotong alur distribusi sehingga harga lebih terjangkau.

“Kita memotong rantai distribusi dan kemudian marketing fee juga tidak ada. Itu artinya produk yang akan kita delivery akan bisa sampai ke masyarakat dengan harga yang baik, terlebih kita rencananya kita akan develop sebagai base kita yang lain, misalnya minyak, beras, gula dan lainnya, sehingga be to be bisnis akan tetap berjalan,” jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar