Yamaha

Takhta La Liga Milik Siapa, Madrid atau Barca?

  Senin, 29 Juni 2020   Budi Cahyono
Karim Benzema melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Valencia pada lanjutan La Liga Spanyol 2019/2020, Jumat (19/6). Foto: Dok. AP

MADRID, AYOJAKARTA.COM – Wajah juru taktik Real Madrid, Zinedine Zidane tersenyum usai timnya mengemas tiga poin penting lewat kemenangan 1-0 atas Espanyol dalam lanjutan pekan ke-32 La Liga, Senin (29/6/2020), dini hari WIB.

Poin absolut ini memastikan Madrid kembali menggeser posisi Barcelona di puncak klasemen sementara La Liga musim 2019/2020. Kedua tim terpaut dua poin dengan sama-sama memainkan 32 pertandingan.

Dengan menyisakan enam partai sisa, persaingan dua tim raksasa di Spanyol ini semakin sengit. Siapa pemilik takhta La Liga musim ini? Real Madrid atau Barcelona?

AYO BACA : Bungkam AS Roma, AC Milan Incar Kompetisi Eropa

Peluang Sergio Ramos dan kawan-kawan lebih terbuka, mengingat calon-calon lawan yang dihadapi di enam pekan berikutnya. Sementara, satu adangan berat harus diterima Lionel Messi cs saat di pekan ke-34 bertemu peringkat ketiga Atletico Madrid. Atletico bisa jadi menjadi penghalang kuat Barca untuk mendekati Madrid.

Zidane menegaskan persaingan dengan musuh abadi timnya, Barcelona, masih akan terus berlanjut hingga pengujung kompetisi.

''Saya belum menganggap kami telah menjuarai Liga Spanyol. Persaingan perebutan gelar juara mungkin akan ditentukan di laga terakhir,” Katanya dilansir dari Marca, Senin (29/6).

AYO BACA : Liverpool Kunci Gelar, Jurgen Klopp: Sangat Bangga kepada Pemain

Madrid memuncaki klasemen setelah menang dari Espanyol 1-0. Saat ini, Madrid memiliki raihan 71 poin dari 32 laga, meninggalkan Barcelona, yang turun ke peringkat kedua dengan koleksi 69 poin.

Keberhasilan Madrid menggeser Barcelona di puncak klasemen sementara ini tidak terlepas dari torehan kemenangan beruntun di lima laga sejak La Liga musim ini kembali bergulir pasca-Pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Barcelona gagal memetik poin penuh di dua laga dengan torehan hasil imbang dalam lima laga terakhir di kancah La Liga.

Meski Los Blancos telah unggul dua poin, tapi Zidane menegaskan, bukan tidak mungkin juara La Liga musim ini masih akan ditentukan hingga pekan terakhir.

“Lihatlah bagaimana sulitnya memetik poin penuh dari tim papan bawah. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di kompetisi ini,'' ujar pelatih asal Prancis tersebut.

Di dua partai terakhir, Barca akan menghadapi Osasuna (home) dan Deportivo Alaves (away). Adapun Madrid bersua Villareal (home), dan Leganes (away). Hingga pekan ke-32, Leganes berada di posisi 17 atau zona degradasi.

AYO BACA : Kemenangan Liverpool, Penantian Panjang 30 Tahun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar