Yamaha

Kata Ridwan Kamil Soal Rhoma Irama Nyanyi di Tengah Panggung saat Pandemi

  Rabu, 01 Juli 2020   Fitria Rahmawati
tangkap layar acara hajatan yang mengundang Raja Dangdut Rhoma Irama di Kabupaten Bogor sata pandemi/ instagram

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM - Kenekatan Rhoma Irama manggung di hajatan salah satu warga di Bogor mencuri banyak perhatian publik. Bukan karena suaranya, namun karena ia menyanyi di tengah panggung saat pandemi.

Bukan hanya Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin yang geram, namun Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga heran dengan Si Raja Dangdut itu. Meski selalu membela diri, kini Rhoma justru akan berhadapan dengan kasus hukum karena Ade Yasin akan mempolisikannya.

Ridwan Kamil saat menghadiri kegiatan Hut Bhayangkara, di Mapolda Jabar ikut menyampaikan bahwa panggung yang mewadahi para artis termasuk Rhoma Irama, merupakan hajatan yang penuh pelanggaran. Sebagai publik figur, semeskinya hal tersebut bisa diantisipasi.

‎"‎Kemarin itu sudah banyak pelanggaran, dari panitia dan pengisi acara harus mempertanggungjawabkan tindakannya," katanya, Rabu (1/7/2020). 

AYO BACA : Penonton Konser Rhoma Irama di Bogor Bakal Dirapid Test

Mantan Wali Kota Bandung tersebut mengapresiasi jajaran kepolisian yang cepat menyelidiki kejadian‎ konser Rhoma Irama di Bogor yang akan memanggil seluruh pihak yang terlibat. Ridwan Kamil menduga ada pelanggaran yang dilakukan secara terencana dalam konser tersebut.

"‎Jadi saya kira, apa yang dilaksanakan oleh pak kapolda untuk mintai keterangan itu prosedur sudah benar, melihat apakah ada pelanggaran yang direncana," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan kejadian di Bogor, bisa menjadi contoh, untuk tidak ditiru pihak manapun. Ia meminta masyarakat untuk turut bersama-sama memerangi virus Covid-19.

"Coba bayangkan, kalau kerumunan harus di Rapid, kan repot kan. Itu pointnya, kasihanilah kami-kami, yang sedang mengatur proses ini dengan sebaik-baiknya. Saya kira ini pelajaran untuk semua," ujarnya. 

AYO BACA : Soal Naik Pentas di Bogor saat Hajatan, Begini Pembelaan Rhoma Irama

Pada berita sebelumnya, ‎konser Raja Dangdut Rhoma Irama, saat pandemi Covid-19, di Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu, menarik perhatian Kapolda Jabar dan Panglima Kodam III Siliwangi. 

Atas kegiatan itu pun, Rhoma Irama harus berurusan dengan pihak kepolisian. Rhoma Irama akan dimintai keterangannya, terkait kegiatannya di Bogor.

"Di Bogor adanya kegiatan musik di acara salah satu warga Bogor, ini menjadi atensi kapolda dan panglima. Nanti dari polres Bogor yang akan mengundang pihak penyelenggara dan Rhoma," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol S. Erlangga, pada Rabu (1/7/2020).

Selain pemeriksaan terhadap Rhoma Irama dan penyelenggara, seluruh masyarakat pihak penyelenggara kegiatan tersebut akan dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan juga meliputi rapid tes.

"Semua pihak akan ditangani Gugus Tugas Kabupaten Bogor. Untuk pencegahan covid-19 juga dilakukan rapid tes terhadap warga setempat maupun undangan yang hadir di acara tersebut," kata Erlangga.‎

Terpisah, Rhoma Irama menanggapi rencana Bupati Bogor, Ade Yasin Munawaroh memidanakannya gara-gara persoalan konser di hajatan. Seperti diketahui, Ade Yasin menuntut Rhoma Irama bertanggung jawab lantaran tampil di panggung hajatan saat pembatasan fisik akibat pandemi Covid-19.

Pedangdut Rhoma Irama menanggapi kabar dirinya akan dipidanakan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin Munawaroh, berkaitan dengan kegiatan manggungnya di Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, tak adil jika hanya dirinya saja yang diproses secara hukum.

AYO BACA : Gugus Tugas Covid-19 Jabar Sesalkan Video Viral Rhoma Irama Tampil di Acara Hajatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar