Yamaha

95 Undangan Pernikahan Positif Covid-19 Usai Pengantin Pria Meninggal Dunia

  Rabu, 01 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Ilustrasi pernikahan India (pixabay.com)

BIHAR, AYOJAKARTA.COM - Pengantin pria di India meninggal dunia dua hari pasca menjalankan salah satu ritual pernikahannya di India. Lantaran menunjukkan gejala terjangkit Covid-19, para tamu undangan pun dites corona. Dari 300 tamu yang dites, 95 di antaranya positif Covid-19.

Mengutip Times of India, kejadian ini berlangsung di Bihar. Sang lelaki yang bekerja di Gurugram sebelumnya tak diketahui menunjukkan gejala Covid-19. 

Dia lantas kembali ke desa memakai mobil sewaan pada 12 Mei. Tanggal 8 Juni, prosesi pernikahan mulai dilangsungkan dan keesokan harinya, kesehatan pria ini memburuk.

AYO BACA : Tergerus Covid-19, Airbus PHK 15 Ribu Karyawan

Ia memiliki salah satu gejala virus corona tapi tak dilarikan ke rumah sakit. Pria ini justru dibawa ke dukun dan tidak menjalani karantina.

"Bahkan sehari sebelum baraatnya (nama salah satu prosesi pernikahan), ia pingsan dan menggigil," ujar salah satu sumber yang tak mau disebutkan namanya.

Pada tanggal 15 Juni ritual pernikahan tetap dilangsungkan meski pengantin pria dalam keadaan sakit.

AYO BACA : Diduga Terlibat Pembunuhan Qassem Soleimani, Iran Perintahkan Tangkap Donald Trump

Dua hari setelahnya, ia meninggal dan keluarga langsung melakukan kremasi tanpa melakukan konfirmasi pada pihak administrasi.

"Seseorang memanggil saya dan memberi tahu saya tentang kejadian ini. Pengantin pria kembali dari Gurugram dan menunjukkan gejala Covid-19 tapi keluarga tetap melanjutkan pernikahan," jelas Kepala Distrik Patna, Kumar Ravi.

"Ketika kondisinya memburuk, keluarganya bergegas ke AIIMS-Patna tapi pria ini meninggal dalam perjalanan," lanjutnya.

Setelah kejadian ini, pemerintah setempat langsung mengumpulkan sampel dari kerabat, tetangga dan tamu undangan untuk melakukan tes Covid-19. Hasilnya, dari 300 sampel, 95 orang dinyatakan positif corona.

Sementara itu, hasil tes pengantin wanita menunjukkan negatif Covid-19.

Akibatnya, pemerintah kini mengunci beberapa wilayah tempat para tamu berasal seperti Deehpali, Purani Bazar, Mithakuan, Babba Boring Road dan Bibipur.

AYO BACA : Resmi Dibuka, SAE Turki 2020 Dihadiri 77 Peserta dari 24 Negara

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar