Yamaha

Mengenal Badan Intelijen Negara (2): Begini Wajah Kantor BIN di Pejaten

  Jumat, 03 Juli 2020   Eries Adlin
Kantor Badan Intelijen Negara di Pejaten Timur

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Laman resmi Badan Intelijen Negara (BIN), bin.go.id, memajang tulisan tentang apa dan bagaimana kantor institusi rahasia yang berlokasi di Pejaten Timur, Pasar Minggu di bilangan Jakarta Selatan.

Tulisan tersebut, menurut bin.go.id, setidaknya membuka ruang ‘ketertutupan’ institusi Intelijen seperti BIN melalui perspektif human interest. Pendekatan awal ini akan memudahkan untuk mengenal lebih jauh tentang lingkungan Intelijen. Pada bagian awal, akan didiskripsikan mengenai lingkungan kehidupan di Headquarter BIN.

Secara internal, Kantor BIN dikenal dengan sebutan Komplek Kasatrian Soekarno Hatta , meski masyarakat di sekitar compound lebih familiar dengan sebutan Komplek Bakin. Memang kantor yang terletak di Jalan Seno Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini, dulunya merupakan Kantor Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin).

Berikut penggalan tulisan yang dipajang laman bin.go.id:

Kesan pertama ketika memasuki Komplek BIN, terpateri bahwa masalah keamanan menjadi perhatian utama. Kantor ini dikelilingi pagar besi yang membatasi jalan umum dengan jalan lingkungan kantor.

Dari Jalan Seno Raya yang sejajar dengan rel kereta api lintasan Pasar Minggu-Kalibata, terlihat pagar tinggi yang ditutup oleh rimbunnya pohon bambu, seolah menyembunyikan gedung-gedung perkantoran BIN. Dari Jalan Seno Raya, juga terlihat menjulang keberadaan patung Soekarno-Hatta, tepat di depan gerbang utama masuk komplek perkantoran BIN.

Patung Bapak Bangsa ini dibangun saat BIN dipimpin oleh Jenderal (Purn) AM. Hendropriyono (2004) dan diresmikan oleh Presiden saat itu, Megawati Soekarnoputri. Pembuatan patung tersebut bertujuan untuk mengenang jasa-jasa Proklamator RI yang berhasil mempersatukan bangsa Indonesia. Keberadaan patung Soekarno-Hatta di depan kantor, mempermudah dalam mengenal intelligence compound yang menjadi Headquarter BIN.

Lalu-lintas keluar masuk Komplek BIN hanya melalui satu pintu gerbang, yaitu pintu gerbang sebelah selatan meskipun di sebelah utara juga terdapat pintu gerbang. Pintu gerbang sebelah utara, yang berdampingan dengan Komplek Perumahan Kalbata Indah, semata-mata hanya menjadi akses menuju Masjid Baitul Akbar dan kolam renang BIN, fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Pada akses utama terdapat Pos Penjagaan petugas keamanan internal, yang disebut Garda. Setiap orang yang masuk ke lingkungan compound, kecuali pegawai, akan diperiksa identitas dan barang bawaannya untuk didata dan ditinggal, khususnya barang-barang yang memang terlarang sesuai ketentuan internal. Bagi tamu dinas, parkir kendaraan disediakan di lahan yang terletak sebelum Pos Garda. Untuk tamu VIP, kendaraan diperbolehkan mengantar penumpangnya sampai ke Pos Penjagaan berikutnya, yang menjadi akses menuju komplek perkantoran.

Tepat di sudut jalan masuk antara komplek pemukiman anggota BIN dan komplek perkantoran yang dibatasi pagar besi dengan kerimbunan pohon bambu, terdapat tulisan di papan besi permanen yang bunyinya : For Your Eyes Only.

Pesan dari tulisan tersebut, tentu dimaksudkan untuk semua yang berkepentingan masuk ke Komplek BIN, utamanya keluarga besar BIN. Melalui tulisan tersebut, warning disampaikan bahwa apa yang dilihat, hanya untuk diri sendiri. Ajakan ini seolah menuntun keluarga besar BIN agar dapat menjaga kerahasiaan dengan sekeras-kerasnya. Sebab, kerahasiaan adalah salah satu premis yang menjadi nafas Intelijen. (bersambung)

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar