Yamaha

Pemprov DKI Siapkan Bilik Isolasi Mandiri Untuk Rawat Pasien Covid-19

  Jumat, 03 Juli 2020   Khoirur Rozi
(ilustrasi) Petugas melintas di aula bilik isolasi mandiri di GOR Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (5/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

PADEMANGAN, AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta menyiapkan bilik isolasi mandiri untuk warga yang positif Covid-19. Bilik isolasi ini terletak di GOR Pademangan, Jakarta Utara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau langsung GOR Pademangan untuk memastikan kesiapan bilik isolasi tersebut. Menurut Ariza, terdapat 20 bilik isolasi berserta fasilitasnya. Jumlah bilik itu akan terus ditambah menyesuaikan kebutuhan.

AYO BACA : Peluru Nyasar di Pademangan, Polres Jakut Sudah Periksa 10 Saksi

"Sudah disiapkan ada 20 (bilik) nanti secara bertahap agar bertambah. Dan nanti GOR-GOR lain di seluruh Jakarta juga akan dipersiapkan seperti itu. Tadi ada alat nanobubble/Purifyer (Mesin Purifikasi Udara Anti COVID-19 Nano Teknologi) yang sangat baik sehingga bisa menyedot/mematikan virus dan mengembalikan udara dalam kondisi yang sehat," katanya, Jumat (3/7/2020).

Bilik ini nantinya untuk merawat warga Pademangan dan sekitarnya yang terinfeksi Covid-19. Di sisi barat GOR Pademangan diperuntukan bagi pasien laki-laki dan sisi timur untuk pasien perempuan.

AYO BACA : Zona Merah, 30 Bilik Isolasi Mandiri Berdiri di GOR Kecamatan Pademangan

"Dalam waktu dekat nanti Pak Gubernur akan meresmikan sehingga dapat digunakan. Semua produknya adalah produk dalam negeri, partisipasi semua pihak. Dibuat sedemikian profesional, sehat. InsyaAllah warga (yang diisolasi mandiri) nyaman, bahkan mungkin betah berada di GOR Pademangan," ujarnya.

Ariza menambahkan, kondisi penyebaran virus Covid-19 di DKI Jakarta terbilang belum aman. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti semua aturan Pemprov DKI.

"Jadi jangan sampai kita merasa bahwa suasana ini sudah normal. Ini belum normal. Makanya Pak Gubernur kemarin dalam rapat memutuskan kita melanjutkan PSBB Transisi di Fase Pertama ini (diperpanjang). Artinya perlonggaran tetap ada, namun tetap 50 persen. Dan kita minta warga terus berjaga, berhati-hati, patuh, dan disiplin," imbuhnya.

AYO BACA : GOR dan SKKT di Jakut Siap Tampung Warga Suspect Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar